Tersangka Korupsi DD ADD Terong Tawah Dipanggil Tipidkor


Lombok Barat (Insidelobar.com) - Dua tersangka penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Terong Tawah hari ini (red-Rabu/23/9/20) dipanggil Unit Tipidkor Polres Lombok Barat. Dua tersangka yang diduga korupsi uang negara ini, dipanggil dalam rangka pemeriksaan sebagai tersangka antara mantan Kades dan mantan Sekdes.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim AKP Dhavid Shiddiq melalui Kanit Tipidkor Ipda M. Baejuli saat ditemui di ruang kerjanya.

Dua orang tersangka ini kita panggil, hanya saja satu diantaranya tidak memenuhi panggilan. Karena yang diperiksa tadi hanya mantan Kades SH. Sementara untuk tersangka mantan Kades tidak bisa datang beralasan harus didampingi penasehat hukumnya.

"Dia bukan tidak mau datang, namun sebelum itu tersangka ini akan mencari penasehat hukum. Tetapi sebelum dipastikan, dia akan berembuk sama keluarganya dulu. Sehingga kita memberikan semacam kebijakan dan paling lambat, besok sudah ada kepastian.
Kanit Tipidkor Polres Lombok Barat Ipda M. Baejuli

Sejauh dari hasil pemeriksaan jelas Baejuli, progres yang dilakukan  mereka sudah menunjukan gambaran perbuatan yang  menimbulkan kerugian negara. Kerugian ini sudah dilakukan perhitungan oleh BPKP sendiri.

"Hitungan temuan kerugian negara oleh pihak BPKP sebesar 488 juta," bebernya.

Mengenai DD ADD pada umumnya setiap tahunnya tetap diterima dan dialokasikan untuk pembangunan dan dikelola oleh pihak desa. Namun demikian pemanfaatan dana desa Terong Tawah ini ditemukan adanya penyimpangan.
Secara garis besar lanjut Baejuli, terdapat beberapa item pekerjaan yang dianggap tidak memenuhi koridor hingga meninggalkan temuan kerugian negara.

"Dari hasil pemeriksaan, ditemukan pekerjaan fisik yang tidak sesuai, kemudian kegiatan kegiatan lainnya serta belanja kebutuhan yang menyimpang," jelasnya.

Selain itu, ada beberapa item yang bisa diungkap dari hasil pemeriksaan Polisi, yakni seperti ada yang tidak sesuai dengan penggunaan dan terungkap terjadinya mark up dan pekerjaan fiktif.

"Selama dalam pemeriksaan, kami menghadirkan sebanyak kurang lebih 30 orang," terang dia.

Sementara, yang ditetapkan sebagai tersangka hanya mantan Kades SH dan mantan Sekdes BH. Yang jelas dua orang ini harus bertanggung jawab sesuai perbuatannya.
Kapan di tahan dua tersangka ini jelasnya, belum bisa memastikan. Yang jelas setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka baru bisa ditentukan  langkah lebih lanjut.

"Kami tunggu hasil proses penyidikan. Komitmen kami akan berupaya semaksimal mungkin. Kalau misalnya ada kemungkinan menyeret tersangka lain ya kita proses," tegas dia. (Ikhw@N)
Download
Tersangka Korupsi DD ADD Terong Tawah Dipanggil Tipidkor

0 Response to "Tersangka Korupsi DD ADD Terong Tawah Dipanggil Tipidkor "

Posting Komentar