Soroti Progres Pekerjaan Proyek Rendah, Wabup Tekan Kontraktor

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun 

Lombok Barat (Insidelobar.com)-Menghimpun hasil monitoring evaluasi proyek infrastruktur pembangunan di Lombok Barat, terdapat diantaranya ditemukan pekerjaan masih  progres rendah.
Dari tiga titik proyek yang tersebar,  seperti pembangunan Gedung Puskesmas di Banyumulek Kediri, Kantor Pelayanan Pendudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) serta Gedung Rumah Sakit Awet Muda. Yang menjadi sorotan adalah, pekerjaan fisik kantor Dukcapil yang baru mencapai 12 persen.

Demikian diungkap Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun saat dikonfirmasi di ruang kerjanya seusai lakukan monitoring Selasa, 22/9/20.

Apapun pekerjaan proyek saat ini tekan H. Sumiatun, tetap diharuskan agar bisa tuntas diselesaikan hingga dalam batas waktu yang ditentukan. Untuk itu, kepada pelaksana (red-kontraktor) proyek agar secara seksama menyiapkan segala kebutuhan material yang diperlukan. Sehingga kesiapan material ini tidak menjadi kendala dalam proses pekerjaan yang dimaksud.

"Kontraktor harus aktif dan lebih gesit mengejar pelaksanaannya hingga tak sampai molor. Saya mewanti agar semua material selalu ada dan tersedia," tekannya.

Dia meminta dan mendesak pihak kontraktor atau rekanan untuk bisa segera menyelesaikan pekerjaan proyek pembangunan yang ada harus terus dipacu pekerjaannya dan dikerjakan sesuai dengan yang telah direncanakan.

"pengawas proyek dan pekerja dilapangan untuk memperhatikan kualitas proyek, bukan sekedar asal jadi," tegasnya.

Jika dalam waktu tertentu pekerjaan masih jauh dari harapan, ia berencana akan memanggil pihak kontraktor untuk diberikan evaluasi sejauhmana progres nya nanti. Namun demikian, untuk mendukung suksesnya pekerjaan hingga selesai, menjadi tanggungjawab banyak pihak agar memperketat pengawasannya.

"OPD terkait tidak hanya diam saja, artinya harus lebih aktif dan mengawasi jakannya proses pembangunan proyek itu. Jangan sampai realisasinya rendah menjadi kelabakan nantinya," tegas srikandi Ketua DPD ll Parpol Golkar ini.

Dari segi lain kata Hj. Sumiatun, untuk kepentingan kelamatan, para kontraktor diminta harus menyediakan alat pelindung diri bagi para pekerja proyek sesuai dengan SOP. Langkah ini agar dilakukan sebagai langkah antisipasi terjadinya kecelakaan kerja.

"Helm harus dipakai oleh tenaga  kerja. Selain itu, masker, kacamata, sarung tangan dan sepatu sangat efektif demi keselamatan," pungkasnya. (Ikhw@N)
Download
Soroti Progres Pekerjaan Proyek Rendah, Wabup Tekan Kontraktor

0 Response to "Soroti Progres Pekerjaan Proyek Rendah, Wabup Tekan Kontraktor "

Posting Komentar