Rajia Sasar Instansi, Sat Pol PP Dapati Puluhan ASN Tak Patuh Protokoler


Lombok Barat (Insidelobar.com) - Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) lakukan razia masker. Operasi yang menyasar segenap instansi di seputaran pemerintah Kabupaten Lombok Barat tersebut, ditemukan  puluhan jajaran ASN lingkup Pemerintahan tak patuh protokoler terutama tidak menggunakan masker.

Kabid Operasional Ketut Rauh menyebutkan, mengacu pada Peraturan Bupati Lombok Barat No. 53 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Ketentraman dan Ketertiban Umum di Masa Pandemi Corona, dalam melaksanakan protokoler kesehatan untuk mencegah penularan virus Corona, terutama diharuskan tetap menggunakan masker.

Untuk itu, sebagai penegakan aturan pihaknya melakukan razia di masing masing OPD yang ada di Lombok Barat. Dengan begitu, representatif penguatan menjalankan protokol kesehatan, mampu meminimalisir penyebaran virus Corona.

"Untuk hari pertama ada puluhan ASN yang didapati tidak mengenakan masker di masing masing OPD. Hari ini 19 orang ASN di Dinsos, 2 orang di Kantor Bappeda termasuk di kantor DPRD 26 orang," ungkapnya.

Sebagai tindaklanjut Peraturan Bupati lanjutnya, bagian dari upaya pencegahan pengendalian corona virus. Sehingga diharapkan razia masker yang dilakukan seperti sekarang, makin menguatkan kesadaran masyarakat dan kita semua.

"Pentingnya upaya bersama menanamkan kesadaran bahwa, penggunaan masker dan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai kebutuhan setiap individu agar tidak tertular dan menularkan virus kepada orang lain," tegasnya.

Rauh menjelaskan, sebagai tugas dibawah perintah pimpinan, razia masker ini untuk penerapan disiplin protokoler kesehatan. Hal ini kata Rauh,  sebagaimana diketahui tentang Perbub no 53 tahun 2020 agar selalu mengenakan disiplin menggunakan masker.

"Walaupun teman teman di kantor aktif bekerja, namun dianjurkan tetap untuk disiplin protokolernya agar mengutamakan pakai masker," tekannya di hadapan para ASN yang lansung diverokan teguran saat itu.

Adapun sanksi administrasinya yakni, untuk masyarakat umum maksimal 100 ribu dan untuk ASN maksimal 200 ribu.  Sedangkan untuk pelaku usaha maksimal 400 ribu. Nanti tanggal 14 September sanksi ini mulai diberlakukan.

"Sanksi ini sesuai perbup No 53 tahun 2020. Jika melanggar maka siap siap dikenai sanksi administrasi," jelasnya. (Ikhw@N)
Download
Rajia Sasar Instansi, Sat Pol PP Dapati Puluhan ASN Tak Patuh Protokoler

0 Response to "Rajia Sasar Instansi, Sat Pol PP Dapati Puluhan ASN Tak Patuh Protokoler "

Posting Komentar