Geliatkan Sosialisasi, Tim Camat Kediri Servis Edukasi Terapkan Pola 3M



Lombok Barat (Insidelobar.com) - 
Dalam rangka mengeliminir penyebaran virus Corona, Tim Kecamatan Kediri terus mendorong kesadaran masyarakat untuk terus terbiasa menggunakan masker. Hal itu dilakukan dengan cara menggeliatkan sosialisasi ke masyarakat terutama di tempat tempat keramain seperti pasar dan kepada para pengguna kendaraan di jalan raya di wilayah Kediri Lombok Barat.

Tak habis sampai disitu, pihak Kecamatan Kediri juga membuka servis informasi dan pemberitahuan kepada masyarakat dan para pedagang soal pemberlakuan Peraturan Daerah (Perda) No 7 tahun 2020 terkait sanksi bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker yang dimulai 14 September.
Camat Kediri Lombok Barat Hermansyah

Camat Kediri Hermansyah mengutarakan, sejauh ini Tim Kecamatan Kediri Lombok Barat terus menggencarkan upaya sosialisasi dan razia masker di tempat-tempat umum, tempat keramaian seperti pasar dan jalan raya. Hal ini dimaksudkan untuk memberi edukasi kepada masyarakat agar sadar dan disiplin terhadap protokol Covid-19. Hal ini diharapkan bahwa, masyarakat bisa mengikuti anjuran pemerintah minimal dengan menerapkan pola 3 M yakni, (Memakai Masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan).
Sosialisasi Kepada Para Pedagang Di Pasar Kediri Sebelum Pemberlakuan Sanksi Perda No 7 Tahun 2020

Seperti yang dilakukan kecamatan Kediri, meskipun dilakukan upaya penegakan perda oleh tim Satpol PP bersama TNI-Polri. Akan tetapi Tim Kecamatan setempat terus mendorong dan motivasi serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar terbiasa menerapkan protokoler yang dimaksud.

 “Tiap hari kami turun melakukan edukasi agar masyarakat disiplin menerapkan pola 3M. Kami juga turun razia makser, dan membagikan masker kepada warga yang tidak membawa masker. Itu kami lakukan jauh sebelum diberlakukan perda nomor 7 tahun 2020. Bahkan di pasar, tempat keramaian kita bersama Forkopimcam melaksanakan himbuan dan edukasi terkait dengan bagaimana menyadarkan masyarakat dan mengingatkan mereka tentang pemberian sanksi yang dimulai tanggal 14 september,” ungkapnya.


Kalau di tempat keramaian seperti Pasar Kediri kata Hermansyah, terpantau sudah hampir 100 persen pedagang dan pengunjung sudah menerapkan protokol. Ini artinya, masyarakat sudah mulai terbiasa dan menunjukan progres yang signifikan dibanding jauh hari sebelumnya. Tetapi lanjut dia, meski sudah menunjukan kesadaran, pihaknya tidak ingin lengah dan itu tetap dipastikan agar terus disosialisasi serta melakukan razia di jalur utama yang ramai pengendara.


"Karena kalau kendor, maka masyarakat semakin lalai. Untuk itu kami ingin masyarakat tetap terjaga dengan kebiasaan mengutamakan kesehatan terutama agar senantiasa mengenakan masker. Jangan lihat bentuk sanksinya, namun bagaiamana mereka disiplin, itu harapan kami,”ujar dia.

Sampai hari inipun jelas dia, pengawasan tetap dilaksanakan. Terkait kegiatan penindakan, tim satpol PP akan turun ke wilayah Kediri.
Selain itu, pihaknya turun dengan menggandeng pimpinan pondok pesantren. Walaupun belum membuka pelayanan pendidikan. Santri yang datang ke Ponpes pun diingatkan agar patuh terhadap protokol kesehatan. Selain itu, pihaknya turun ke desa-desa mengingatkan kades dan jajarannya agar memberi edukasi kepada masyarakat bagaimana menerapkan protokol covid-19 ini.

"Prinsipnya, masyarakat tetap dalam protokoler kesehatan. Sehingga dengan langkah taktis yang kita geliatkan, mamou menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat, pungkas Hermansyah. (Ikhwan)


Camat Kediri Hermansyah Bersama Forkopimcam Turun Melakukan Razia Masker Di Pasar
Download
Geliatkan Sosialisasi, Tim Camat Kediri Servis Edukasi Terapkan Pola 3M

0 Response to "Geliatkan Sosialisasi, Tim Camat Kediri Servis Edukasi Terapkan Pola 3M"

Posting Komentar