Bupati Fauzan: RAPBD Perubahan Menampung Penajaman Prioritas Pembangunan



Lombok Barat (Insidelobar.com) - 
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) terkait
penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) sekaligus pendapat Fraksi-Fraksi Dewan yang disampaikan pada laporan Badan Anggaran persetujuan DPRD sekaligus penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar dengan DPRD terhadap Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Lombok Barat tahun anggaran 2020 di hadiri Bupati H. Fauzan Khalid.

Bupati didampingi Wakil Bupati Hj. Sumiatun pada paripurna tersebut disaksikan lansung oleh Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurhidayah dan para Wakil Ketua, Anggota Dewan Banggar dan TAPD, kalangan Anggota DPR serta sejumlah OPD berlangsung di ruang rapat DPRD Lobar Selasa, 16/9/20.

Bupati H. Fauzan Khalid mengemukakan, kebijakan yang termuat dalam RAPBD perubahan Lobar tahun 2020 telah menampung penajaman prioritas pembangunan untuk mencapai target-target yang telah direncanakan, terutama kebijakan yang memiliki nilai strategis yaitu untuk menjamin terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat. Hak-hak yang dimaksud jelas Fauzan, yakni hak untuk mendapakan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas, hak untuk hidup sejahtera dan hak untuk memperoleh kebutuhan dasar lainnya, serta untuk kegiatan penanganan Covid-19.

“Untuk itu saya menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Dewan, anggota Dewan Banggar dan TAPD dan kepala OPD yang telah membahas dan mengkritisi RAPBD Perubahan tahun 2020.

Untuk menciptakan pengelolaan Keuangan Daerah yang trasparan, akuntabel dan partisipatif serta sesuai dengan rencana kerja pemerintah tentunya disesuaikan dengan kemampuan Daerah.

APBD, kata Fauzan, merupakan instrumen yang akan menjamin terciptanya disiplin dalam proses pengambilan keputusan. Terkait dengan kebijakan pendapatan dan belanja daerah, perencanaan dan penganggaran sangat diperlukan untuk pengelolaan Pembangunan Daerah secara efisen.

“Dan tidak seyoganya mendikte proses perencanaan. Prinsipnya perencaanan perlu mempertimbangkan ketersediaan dana sesuai dengan kemampuan fiskal Daerah,” ujarnya.

Diharapkan, pelaksaaan belanja daerah harus dilaksanakan dengan prinsip hemat, efektif dan efisen sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (Ikhw@N)
Download
Bupati Fauzan: RAPBD Perubahan Menampung Penajaman Prioritas Pembangunan

0 Response to "Bupati Fauzan: RAPBD Perubahan Menampung Penajaman Prioritas Pembangunan"

Posting Komentar