Polisi Borgol Tukang Keramik Setelah Nekad Jambret


Lombok Barat (Insidelobar.com) - Satpolres Lombok Barat melalui Tim Sergap Polsek Gerung berhasil meringkus tindak pelaku jambret inisial S asal Montong Are Kediri. Pelaku yang berprofesi sebagai tukang pasang keramik ini, diketahui sebelumnya kabur membawa lari barang milik korban. Hingga akhirnya ia dibekuk Polisi dikediamannya.

Kapolsek Gerung Iptu Syaripuddin Zohri mengungkapkan, sebelum beraksi pelaku diduga mengikuti korban dari belakang, namun setelah dirasa suasana sepi dan aman untuk di eksekusi, tak berpikir panjang akhirnya pelaku nekad menarik tas korban tepat di seputaran Penas kawasan perkantoran Pemerintahan Gerung Lombok Barat. Aksi jambret pelaku dengan menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja bersama rekan lainnya yang hingga kini masih  dalam pengejaran Polisi.

Modus pelaku dengan cara memepet sasaran atau target, lantas dengan gerak cepat, pelaku merampas milik korban dengan memotong yakni menggunakan kater, lalu berusaha membawa kabur dan pergi.

"Merasa taste miliknya di jambret, korban berteriak sekuatnya untuk meminta tolong, hingga akhirnya mengundang perhatian warga disekitar TKP," ungkapnya.

Tak lama kemudian lanjut Lalu Syarapuddin, kedua pelaku berboncengan tadi rupanya terhenti setelah motor yang dikendarainya macet dan tak bisa hidup.

Pelaku yang kalang  kabut saat itu mengambil langkah seribu dengan menerobos persawahan di sekitar BTN Pemda serta mrninggalkan sepeda motor miliknya.

"Tas milik korban yang diambilnya tadi hendak di buang di tengah sawah," terang Kapolsek yang pernah menjajaki tugas di Kab. Dompu ini.

Berdasarkan hasil pengembangan penyidikan satu orang pelaku berinisial S berhasil diamankan di kediamannya di Montong Are Kediri. Sedangkan satu orang tekannya pelaku masih dalam pengejaran petugas.

"Teman pelaku ini adalah residivis DPO dari Polres Lombok Tengah," beber dia.

Menurut Syaripuddin, tas milik korban yang dibuang pelaku baru ditemukan KTP saja. Dan barang lainnya tengah dilakukan pencarian. Sementara kata Kapolsek Gerung ini,  pengaduan korban bahwa tas miliknya juga berisikan HP Dan barang berharga lainnya.

"Sampai sekarang kami ikut mencari tas dan barang korban seperti HP dan lainnya," ujarnya.

Apakah barang ini terindikasi di tangan pelaku atau tidak sudah kita dalami. Namun pengakuan  sementara oleh pelaku ini bahwa benar barang korban do buang do persawahan pada saat melarikan diri.

Atas kejahatannya, pelaku dikenakan  pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

Sementara itu, S yang sempat dikonfirmasi mengakui perbuatannya, dirinya baru kali pertama melakukan aksi jambret. Ketika dirinya terjebak dalam ajakan rekannya yang masih kabur saat ini, akhirnya diputuskan untuk ikut bertindak saja.

"Karena diajak sama dia yang punya motor, saya akhirnya nurut saja. Pun saya menyesal dan saya jadikan pelajaran berharga agar tak mengulangi perbuatan ini, akunya. (Ikhw@N)
Download
Polisi Borgol Tukang Keramik Setelah Nekad Jambret

0 Response to "Polisi Borgol Tukang Keramik Setelah Nekad Jambret"

Posting Komentar