Daur Ulang Sampah Plastik, Kades Hasbi Dukung Kreasi dan Inovatif Warga



Lombok Barat (Insidelobar.com) -  Meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, dua ibu rumah tangga yang berkecimpung di lembaga  Bunga Sampah Lestari Lombok (BSLL) yakni melakukan giat daur ulang sampah plastik menjadi kreasi bunga yang cantik dan menarik. Meski dengan sejumlah keterbatasan, kiat BSLL ini sangat tetap semangat dan berkeinginan merubah manset masyarakat agar turut terlibat dalam menjaga lingkungn yang sehat serta menangkal sampah plastik sehingga bernilai ekonomis.

Manajemen BSLL Aryani mengungkapkan, sejak bergabung di lembaga pemerhati lingkungan BSLL kepedulian terhadap lingkungan menjadi prioritas terutama menekan jumlah sampah. Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi keberadaan sampah plastik terutama disulapnya sebagai aneka kerajinan.

Pada prinsipnya BSLL ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja saja akan tetapi kegiatannya juga mengajak kesadaran masyarakat agar menjaga lingkungan dari potensi bahaya sampah.

"Kami ingin masyarakat berinofasi bagaimana sampah sampah plastik itu bisa disulap jadi wadah yang bermanfaat," ujarnya.

Mengenai bentuk kegiatan keseharian BSLL itu lanjut dia dengan merangkai aneka macam kreasi bunga saat ini. berawal dari kegiatan tersebut semuanya tetap dibawah control oleh Ketua BSLL yakni Juandi Setiawan untuk menjaga kualitas dengan teliti.

"Beliau  mengajarkan kita bagaimana mengasah kemampuan hasil kreasi kita seperti  imitasi tapi kelihatan asli," imbuhnya.

Kita benar benar diajarkan untuk teliti dan membuat kreasi seperti bunga harus dengan perasaan dengan harus mengalirkan nilai seni, sehingga hasil yang diperoleh mampu menarik dan disukai oleh orang lain.

"Alhamdulillah, sekarang kita sudah punya sejumlah kreasi dari sampah plastik berbentuk bunga Anggrek yang gantungan dan memakai pot. Ada juga bunga Teratai, Mawar dan bunga bunga lainnya9," terang dia.

Menurutnya, hasil yang diselesaikannya saat ini menjadi bukti fisik dari keterampilannya mengasah kemampuan. Hal itu katanya menjadi modal untuk bisa mengajak orang lain untuk bergabung dengan kelompok mereka. Terlebih bagi kaum muda atau ibu rumah tangga yang tak mempunyai kerja.

"Kalau saya sih, dari pada tak ada kerja lebih baik kita berbuat untuk mengisinya dengan mendaur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat seperti ini," tegasnya.

Dengan kegiatan yang ditekuni saat ini kata Aryani, dirinya terpanggil untuk menjadi mitra kerja dengan pemerintah Desa Kuripan. Keyakinannya untuk bekerjasama dengan desa Kuripan tersebut dikarenakan Desa Pariwisata. Untuk itu dengan semangat yang ada,  Kuripan bisa terbebas dari sampah kedepannya selain mendorong tumbuh kembangnya ekonomi masyarakat.

"Alhamdulillah dengan segala keterbatasan, kami diakomodir, di support dan didukung oleh Pemdes Kuripan. Kami sangat bersyukur pada Kadesnya, " Syukurnya.

Desa Kuripan akan diupayakan untuk menangkal dan meminimalisir jumlah sampah, terlebih Desa Kuripan sendiri sebagai Desa wisata harus bersih dan indah. Lainnya yaitu Desa Kuripan salah satu desa yang siap bersaing menuju lomba Desa Sehat dan kita akan mendukung penuh.

"Makanya hari Jumat besok kami akan menggelar pelatihan yang melibatkan kelompok masyarakat di tujuh Dusun yang ada," tutupnya.

Kepala Desa Kuripan Hasbi mengutarakan, kita sangat apresiasi terhadap kegiatan warga yang peduli dengan lingkungan apalagi menyangkut kepedulian meminimalisir sampah yang ada. Hal ini juga merupakan upaya dalam mencarikan solusi bagi permasalahan sampah dan kebersihan di desanya.

“Bagaimanapun tidaknya, saya melibatkan diri untuk menanggulangi bagaimana sampah kita dapat berkurang terutama sampah plastik bisa diolah dan memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat di desa kami, ” ujarnya.

Untuk itu, intervensi kita yakni mendukung dan mensupport kegiatan masyarakat yang berinofatif saat ini. Selebihnya, kontribusi kita juga dengan memenuhi kebutuhan dana bagi mitra kerja BSLL serta mengakomodasi kebutuhan bahan baku yang mereka perlukan.

"Meski dengan dana pribadi, saya tetap mendukung kegiatan BSLL ini," tegas dia.

Hasbi mengajak masyarakat agar mengurangi penggunaan sampah plastik yang sulit terurai dan memanfaatkan sampah plastik menjadi kreasi seni menarik seperti bunga dan lainnya. Dengan begitu, dampaknya sangat dirasa manfaatnya terutama teejaga dari lingkungan yang sehat.

"Pengolahan sampah plastik ini menjadi sangat bernilai ekonomis disamping mengurangi jumlah sampah itu yang terpenting," ajaknya.

Yang penting sekarang masyarakat berbuat dulu, nanti kita bantu pemasaran. Apalagi sekarang hasil kreasinya masyarakat sudah mulai di promosikan di medsos. Beraamaan denfan itu, kita dorong Pemerintah Lombok Barat untuk bisa berdayakan keterampilannya warga misalnya dalam bentuk suvenir untuk tamu luar daerah.

"Pastilah Pemdes tidak tinggal diam, kedepan, jika kondisi pandemi corona ini sudah berlalu, saya akan fasilitasnya dengan ADD untuk membantu jalannya kegiatan masyarakat. Termasuk melalui Bumdes dengan UKM nya," pungkasnya. (Ikhw@N)
Download
Daur Ulang Sampah Plastik, Kades Hasbi Dukung Kreasi dan Inovatif Warga

0 Response to "Daur Ulang Sampah Plastik, Kades Hasbi Dukung Kreasi dan Inovatif Warga "

Posting Komentar