Pastikan Tak Ada Penerima Ganda, Pemdes Ombe Baru Selektif Ferivikasi Data


Sekdes Ombe Baru Khaeruddin 

Lombok Barat (Insidelobar.com) - 
Sesuai intruksi Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Pemerintah Desa Ombe Baru melalui alokasi Dana Desa menggunakan penanganan Covid-19. Peruntukan DD tersebut sesuai dengan besaran yang diterima 1,4 Milyar pihaknya manfaatkan 30 persen yang nilainua berkisar 285 juta. Penggunaan ini terbagi untuk sejumlah aitem kegiatan. Demikian disampaikan Sekdes Ombe Baru Khaeruddin saat dikonfirmasi di ruamg kerjanya.

Untuk belanja prioritas lanjut Khaeruddin, Pemdes melaksakan pengadaan seperti Alat Perlindung Diri (APD) berupa pengadaan masker, pengadaan cairan disinfektan, sarana dan prasarana untuk pencuci tangan dan lengkap dengan sabun pencuci tangan, Satgas serta untuk petugas yang menjaga portal di tiga titik dan lainnya.

"Terkait ini, kami lakukan semuanya untuk pencegahan dan penanganan Covid," ujarnya.

Mengenai peruntukan BLTD Bantuan Langsung Tunai Desa Kata dia, Pemdes menyalurkan 600 ribu per KK yang terdampak. Penyaluran ini dibuat selektif mungkin untuk mengakodir data masyarakat sehingga bisa mengantisipasi terjadinya penerima dobel. Makanya dilibatkan banyal pihak terutama TNI dam kepolisian, para kadus dan. Masyafakat sebagai bentuk transparansi desa dalam membuat keputusan yang disepakati bersama.

"Alhamdulillah masyarakat sangat berterimakasih sekali dengan lanhkah yang kami himpun secara terbuka. Dan sasarannya prioritas sesuai data," papar dia.

Disamping itu, bantuan yang disalurkan ke masyarakat beragam jenis peruntukannya. Hampir 85 hingga 90 persen warganya terkafer untuk mendapatkan bantuan seperti BST dari kemensos pusat dan Kemendes sembako, JPS NTB Gemilang, JPS Lobar Mantap, PKH, BPNT serta dari DD.

"Terhadap penyaluran ini hingga tidak ada masyarakat yang menerima dobel," ujarnya.

Menurutnya, penyaluran bantuan ini sedikit terlambat dikarenakan proses ferivikasi dan validasi kembali data yang ada, sehingga benar benar selektif agar tidak keluar dari juklat juknis dari dinas Sosial tidak boleh dobel.

"Ada data yang sudah selesai kami ferivikasi, tapi begitu ada data dari bantuan dari jafi pengaman yang lain ternyata ada lagi data nama yang dobel dan ifu yang kami upayakan kembali untuk diferkfikasi kembali," jelasnya.

Terkait sosialisasi, Pemdes sigapdalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, terhadap bahaya Covid ini. Hal ini penting dilakukan secara menyeluruh sehingga antisipasi terhadap penyebaran virus bisa minimalir.

"Sosialisasi ini  kerap dilaksanakan dengan kami dari perangkat desa serta melibatkan masyarakat sendiri guna mencegah penyebaran virus jahat ini," tuturnya.

Sebagai wujud nyata yanh dilakukan yakni membuat portal di tiga titik yakni dengan menekan jalur keluar masuk bagi orang luar desa, sehingga langkah ini bisa meminilisir terjadinya kemungkinan adanya penyebaran corona yang dimaksud.

"Kami pasang portal di Dusun Dasan Tebu, Dusun Ombe Barat dan Ombe Desa," terangnya. (Ikhw@N)
Download
Pastikan Tak Ada Penerima Ganda, Pemdes Ombe Baru Selektif Ferivikasi Data

0 Response to "Pastikan Tak Ada Penerima Ganda, Pemdes Ombe Baru Selektif Ferivikasi Data"

Posting Komentar