Reses Anggota DPRD PKS, Terima Aspirasi Soal Bantuan Covid-19


Wakil Ketua l DPRD Lombok Barat Hj. Nurul Adha

Lombok Barat (Insidelobar.com) - 
Anggota DPRD Lombok Barat menggelar reses ditengah kondisi Pandemi Covid-19. Reses masa sidang III tahun 2020 yang diadakan selama sepekan (dari tanggal 11 Mei sampai dengan 16 Mei) tersebut dilaksanakan sesuai protokol covid-19, dimana peserta menggunakan masker,  jaga jarak fisik dan tidak mengumpulkan banyak massa. Seperti reses yang digelar Wakil Ketua DPRD Hj Nurul Adha Kamis (14/5/20) di Desa Kediri Selatan. Dalam reses yang juga dihadiri Dewan provinsi TGH Satriawan Lcy, MA tersebut, menyerap aspirasi soal bantuan covid-19.

Hadir pada kesempatan itu Kades Kediri selatan Edi Erwinsyah, perangkat Desa dan lembaga desa, BKD. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan warga Muaz Mohtar mengutarakan, terkait peruntukan bantuan JPS sangat banyak warga yang belum tersasar. Ia berharap agar DPRD memfasilitasi dengan pemda terkait keluhan warga ini untuk memberikan bantuan kepada warga yang tak tersentuh.

Kades Kediri selatan mengatakan dampak covid-19 ini menyebabkan banyak warganya jatuh miskin karena tidak bisa bekerja. Ia mencontohkan perajin dan penjahit korden tidak bisa berproduksi karena tak bisa menjual.

"Sehingga yang tadinya miskin semakin miskin, yang kaya menjadi hampir miskin. Kalau dua bulan kedepan terjadi wabah ini, maka dampaknya semakin berat dirasakan. Lebih-lebih warganya lebih banyak berdagang.

"Kami berharap, agar ada tambahan kuota bantuan warga untuk mendapatkan bantuan," harapnya.

Wakil Ketua l DPRD Lombok Barat Hj. Nurul Adha Muharrar mengatakan, reses sekarang ini menjadi sangat istimewa, sebab dimasa covid ini tidak melibatkan banyak orang karena megutamakan Protokoler kesehatan dengan phisical distancing.

"Menurut saya reses ini istimewa," ujarnya.

Kali ini lanjut Politisi PKS ini, reses kita di Kediri Selatan lebih fokus ke BKD  karena, sejauh ini dilihat bahwa anggota BKD juga sangat bekerja keras membantu Desa termasuk pengamanan dan distribusi kebutuhan dan kepentingan Desa.

"Peran  mereka sangat berkontribusi dan harus diperhatikan. Sehingga kami membutuhkan aspirasi mereka," jelas dia.

Seperti Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker untuk mendukung penanganan pencegahan penyebaran covid, terang Hj. Nurul, sejak awal Covid ini, dirinya sudah bantu ribuan masker yang disalurkan. Kemudian wadah cuci tangan dan sabun yang dilengkapi di setiap mushala.

"Setiap mushalla kita fasilitasi dua rempat cuci tangam lengkap bersama sabun bagi tempat perempuan dan laki," ungkapnya.

Fasilitas ini kata dia untuk sebagai wujud kepedulian terhadal tindakan pencegahan terhadao penyebaran Covid dan mendukung program Pemerintah Daerah dalam rangka memutus mata, rantai penyebaran virus.

Dikatakannya, hasil reses yang sudah kita tampung masukan dan aspirasi masyarakat, bahwa di Kediri Selatan saja yang tadi sekitar 1800 sekian KK dan yang sudah terkafer baru 1400. Mudahan sisanya sekitar 400 diatas standar kaya. Namun kalau tetapi ini terdampak, mungkin harus ada upaya upaya. Mungkin tidak hanya Kediri Selatan, tetapi Desa, Desa yang lain juga harus ada upaya upaya untuk intens komunikasikan ke Dinas berhubungan dengan masih adanya data yang belum terkafer.

Hj Nurul menegaskan, pada program bantuan JPS DPRD mengalihkan anggaran perjalanan Dinas. Pihaknya terus memperjuangkan dengan menyampaikan ke Pemda terhadap bantuan tersebut.

"Kami juga berupaya mengarahkan program aspirasi untuk bantuan sembako," terang dia.

Selain membantu melalui anggaran, pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap program JPS agar tepat sasaran. Pihaknya meminta Pemda memvalidasi data agar tidak terjadi persoalan seperti pada penyaluran tahap I.

"Kami minta Pemda lebih meningkatkan pengawasan distribusi dan kualitas bantuan," terang dia. Selain bantuan JPS, pihaknya juga berkomitmen membantu perangkat BKD desa, termasuk Desa Kediri Selatan.

Sementara, Anggota DPRD provinsi TGH Satriawan menegaskan, khusus dirinya diberikan jatah 900 paket bantuan JPS. Pihaknya berkomitmen memperjuangkan bantuan lebih banyak lagi untuk Masyakarat Lobar dan KLU.

"900 paket ini disebar sesuai dapil, yakni ke warga Lobar dan KLU," imbuh dia.

Ia mendorong pemerintah membenahi data agar tidak tumpang tindih dengan sumber bantuan yang lain. Ia juga mendorong agar masyarakat menaati imbauan pemerintah dan MUI.(Ikhw@N)











Download
Reses Anggota DPRD PKS, Terima Aspirasi Soal Bantuan Covid-19

0 Response to "Reses Anggota DPRD PKS, Terima Aspirasi Soal Bantuan Covid-19"

Posting Komentar