Polisi Ciduk Kawanan Begal, Pasal KUHP Ancam Pidana Mati

Empat Pelaku Kawanan Begal Saat Digiring Di Mapolres Lombok Barat 

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Satuan Polres Lombok Barat berhasil membekuk empat pelaku kasus begal dan pembunuhan Saharuddin, 45 tahun beralamat Pemalikan Desa Batu Putih asal Janapria Kab. Lombok Tengah. Kejahatan kriminal ber TKP di Jalan Raya Pemalikan Desa Batu Putih, Kec. Sekotong, Kab. Lobar terssbut,  terindikasi dengan kejahatan yang direncanakan.

Kapolres Lobar AKBP Bagus S. Wibowo mengungkapkan, atas peristiwa kasus perampokan dan pembunuhan di Pemalikan Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong tersebut berawal dari modus operandi yang direncanakan. Sebelum melakukan perampokan disertai pembunuhan hari Senin lalu tanggal 4 Mei 2020 pada pukul 12.00 Wita, ke empat  pelaku SP alias Priye, SD alias Kedan, H A dan NS,
berkumpul dirumahnya salah satu pelaku di Dsn. Pemalikan, Desa Penjaringan Kec. Sekotong kab. Lombok Barat.
Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo Didampingi Kasat Reskrim AKP Dhafid Shiddiq SH Saat Gelar Pers Konfrence 

Rencana jahat kawanan perampok ini menuju TKP untuk menghadang atau membegal sasaran. Mereka bersembunyi disemak semak pinggir jalan dan setelah melihat lampu motor dari arah Barat, kemudian pelaku NS dan pelaku HA keluar dari persembunyiannya dan langsung menghadang dan memukul korban dengan menggunakan kayu. Tak lama kemudian, korban langsung terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.

"Saat itu korban mencoba melakukan perlawanan, namun korban kalah dan terjatuh. Pelaku berusaha terus memukul hingga akhirnya korban terkapar mati. Setelah itu, HA dan NS membuang korban di pinggir jalan," ungkapnya melalui konfrensi pers Senin 11/5/20.

Hasil penyelidikan Polisi dan keterangan saksi menyebutkan,
sebelum kejadian, saksi melihat ada beberapa orang yang berkumpul di sekitar TKP dan ciri ciri-ciri orang yang berkumpul tersebut salah satunya adalah berkaki pincang, rambut gondrong yang kemudian dikenal dengan nama SP yang merupakan warga Dsn. Pemalikan Kec Sekotong, serta salah seorang berbadan gempal agak botak yang kemudian dikenal dengan nama SD.

"Berdasarkan ciri ciri pelaku, Polisi akhirnya bisa menciduk kawanan begal ini. Namun dua orang diantaranya masih buron," beber Kapolres.

Pelaku NS diamankan pada hari Sabtu/ 09 Mei 2020. Namun saat ditangkap, NS bersembunyi di wilayah pegunungan di Patra Desa Kabul kec Praya Barat, selanjutnya pada hari Minggu tgl 10 Mei 2020 sekitar jam 00.10 Wita tim melakukan pencarian dan menemukan pelaku NS sedang bersembunyi di dalam gubug rumahnya.

"Namun saat akan menunjukkan tempat dibuangnya BB kayu pelaku, NS berusaha kabur sehingga diberikan tindakan terukur dengan memberikan tembakan peringatan namun tidak di indahkan, sehingga pelaku NS ini diberikan tembakan ke arah kaki untuk melumpuhkan," terang dia.

Terkait dengan buron HA, Polisi mendapat informasi tengah berada di sekitar pelabuhan Lembar. Selanjutnya Polisi lakukan pencarian terhadap pelaku dan menemukan pelaku sedang bersembunyi di atas kapal ASDP Port link VII dan ditangkap.

"Saat pengembangan pelaku HA mencoba kabur sehingga diberikan tindakan tegas terukur dengan memberikan tembakan peringatan namun tidak di indahkan, terpaksa Polisi hadiahkan timsh panas teoat dibagian kaki," ujarnya.

Terhadap para pelaku, dijerat dengan Pasal Pencurian dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP ayat (2) ke-1 dan ke-2, Ayat (3) dan Ayat (4) KUHP dengan ancaman hukuman pidana Mati atau Seumur Hidup tahun. (Ikhw@N)
Download
Polisi Ciduk Kawanan Begal, Pasal KUHP Ancam Pidana Mati

0 Response to "Polisi Ciduk Kawanan Begal, Pasal KUHP Ancam Pidana Mati"

Posting Komentar