Masih Bandel Jum,at dan Taraweh, Siap Disanksi Hukum

Gugus Tugas Saat Melakukan Rapat Teknis Pencegahan Covid-19 Di Bencingah Agung

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Lonjakan penyebaran Covid di Lombok Barat kian tak habis. Kenyataan ini, memotivasi langkah taktis Tim Gugus Tugas dengan meningkatkan gerak promotif dan preventif guna menghentikan penyebaran Covid jahat, salah satunya dengan melakukan pembatasan kegiatan sosial. Sebaliknya jika anjuran dan himbauan ini tidak diindahkan oleh masyarakat, maka siap siap tim gugus tugas melalui 25 orang penyidik kepolisian akan menindak tegas atau mengenakan sanksi hukum sesuai aturan dan undang undang yang berlaku.

Keputusan ini di buat saat Rapat Teknis Pencegahan Covid-19 di Wilayah Kab. Lombok Barat, di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat.
Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Bupati Lobar Fauzan Khalid Sag Msi,  Dandim 1606/Lobar Kol czi Efrijon kroll,  Kapolres Lobar AKBP Bagus Satrio Wibowo, Anggota Gugus Tim Reaksi Cepat Penanganan Covid-19 lombok Barat serta seluruh Anggota Satgas Pencegahan Covid 19 Lobar.

Ketua Tim Gugus Tugas Lombok Barat
AKBP Bagus S. Wibowo mengatakan,  akan berupaya lebih tegas untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang bahaya penyebaran wabah Covid-19. Setelah dilakukan sosialisasi, selanjutnya akan melakukan pengawasan, evaluasi dan penindakan.

"Kalau masyarakat masih
pagah atau bandel akan ditindak dengan melibatkan 25 penyidik kepolisian," tegasnya di hadapan forum komunikasi pimpinan daerah.

Kapolres Lobar ini mempertegas, apabila ada masjid yang ditemukan masyarakat masih “pagah” melakukan Sholat Jum’at dan Tarawih, maka akan dilakukan penindakan.
Setiap orang atau pihak yang tidak mematuhi keputusan bersama ini dan menghalang-halangi serta memprovokasi orang lain untuk tidak mematuhinya, akan dikenakan sanksi hukum yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Ketegasan Gugus Tugas Lombok Barat ini beralasan karena masyarakat yang terpapar Covid-19 di Lombok Barat terus bertambah," ungkap dia.

Data dari press release Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebutkan, per 27 April 2020 di Lombok Barat, 32 Orang Positif terkena Covid-19, 3 orang sembuh, 47 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 57 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Ia mengharapkan masyarakat mengikuti apa yang menjadi instruksi pemerintah, untuk bersama memutus mata rantai penyebaran covid 19.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lombok Barat sebenarnya tidak berharap untuk melakukan tindakan tegas.

"Namun apabila masih ada yang tidak mengindahkan instruksi pemerintah dan MUI maka aparat keamanan akan melakukan tindakan tegas." tandas Bagus. (Ikhw@N)
Download
Masih Bandel Jum,at dan Taraweh, Siap Disanksi Hukum

0 Response to "Masih Bandel Jum,at dan Taraweh, Siap Disanksi Hukum "

Posting Komentar