Diduga Terseret Arus, Nelayan Asal Sekotong Tewas Tenggelam


Sejumlah Warga Sekotong Bersama Aparat Polsek Sekotong Tengah Beramai Mendatangi dan Mengevakuasi Korban Tenggelam Di Kawasan Perairan Pantai Elak Elak 

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Nelayan asal Dusun Menjut Desa Kedaro Kecamatan Sekotong ditemukan tewas tenggelam saat menjaring ikan. Amaq Munah 50 tahun yang kesehariannya hidup mencari ikan ini, diketahui Minggu (12/4/20) mendatangi kawasan perairan ujung Pantai Elak Elak dan Gili Penyu Dusun  Pengawisan Desa Sekotong Barat bersama bersama seorang rekan AS.

Aparat Kepolisian setempat melslui Poksek Sekotong yang mendapat laporan masyarakat sekitar langsung bergegas turun menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna memberikan pertolongan.

"Warga memberikan informasi kepada Bhabinkamtibmas Desa Sekotong Barat bahwa. di pantai Elak-Elak ada korban tenggelam. Menindaklanjuti laporan tersebut, sejumlah Personel  langsung melaksanakan pengecekan di lokasi tempat korban di duga tenggelam," ungkap Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta SH.
Korban Diperiksa dan Di Visum Oleh Pihak Puskesmas Pelangan Sekotong

Berdasarkan kronologi jelas l Kadek,
Sekitar pukul 12.30 wita korban diduga menjaring ikan di perairan ujung pantai Elak Elak dan Gili Penyu Dusun  Pengawisan Desa Sekotong Barat bersama saksi atas nama AS yang merupakan teman korban. Sebelum kejadian menimpa kata dia, pun saksi ini mengingatkan dan melarang korban
untuk memancing dilokasi tersebut, namun Korban tidak mengindahkan larangan saksi.

"Semangat korban saat itu tetap pergi dan menjaring ikan di tempat itu.
Kemudian sampai di pertengahan lokasi menjaring, terlihat korban tiba tiba langsung tenggelam dan hendak melambaikan tangannya meminta pertolongan," jelasnya.

Saksi panik dan karena situasi sepi, saksi berlari ke arah timur dan bertemu dengan saksi atas nama Supriadi yang merupakan Kepala Dusun Menjut Desa Kedaro. Tak berpikir panjang, langkah seribu Supriadi langsung melakukan pencarian sendiri dengan menggunakan perahu.

"Hingga di tengah lokasi yang dituju dan akhirnya melihat korban yang sudah tenggelam dan hanyut di dalam air," terang dia.

Spontan situasi sangat panik, saksi AS hendak kembali ke tepi untuk meminta pertolongan warga yang lebih banyak.
Personil Polsek bersama warga masyarakat saat itu menuju lokasi menggunakan perahu.

"Akhirnya sekitar pukul 15.10 wita, kondisi Amaq Munah
dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi," imbuhnya.

Guna memastikan lebih jauh, Polisi membawa korban untuk di visum. Setelah akhirnya pihak puskesmas Pelangan melakukan periksa, hasil visum menyebutkan bahwa tidak adanya tanda tanda atau kekerasan terhadap korban. (Ikhw@N)
Download
Diduga Terseret Arus, Nelayan Asal Sekotong Tewas Tenggelam

0 Response to "Diduga Terseret Arus, Nelayan Asal Sekotong Tewas Tenggelam "

Posting Komentar