Hasil Musyawarah, Desa Kuripan Putuskan Tunda Sholat Jumat Hingga Dua Pekan



Lombok Barat (Insidelobar.com) - Untuk mengantisipasi dan melakukan pencegahan penularan Virus Corona yang saat ini sedang merebak dan menjangkiti wilayah di Nusa Tenggara Barat. Pemerintah Desa Kuripan Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat, melakukan musyawarah terkait dengan pelaksanaan sholat Jumat di Masjid Hidayatul Muchtar Kuripan. Kamis, 26 Maret 2020.

Musyawarah yang di hadiri sejumlah perwakilan tokoh agama dan tokoh Masyarakat dari tujuh dusun yang ada di Desa Kuripan, serta aparat keamanan tersebut, berlangsung dengan mendengarkan pendapat dari masing masing peserta Musyawarah. Hasilnya Kepala Desa Kuripan bersama perwakilan masyarakat memutuskan pelaksanaan kegiatan sholat Jumat selama dua pekan, akan di tiadakan dengan diganti oleh sholat Zuhur dirumah masing masing.

"Atas nama pemerintah Desa, dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona berdasarkan kesepakatan, saya memutuskan untuk sholat Jumat di tiadakan selama dua pekan mulai dari Jumat tgl 27 Maret' tegasnya.

Keputusan lanjut Hasbi, tidak serta merta dibuat atas kebijakan perorangan iya namun, keputusan tersebut juga diambil setelah membaca himbauan  pemerintah dan mendengarkan fatwa dan Majelis Ulama Indonesia Nusa Tenggara Barat serta mempertimbangan berbagai kemungkinan yang akan terjadi terkait dengan penyebaran virus Corona yang sudah menjangkiti NTB.

"Untuk itu, berdasarkan keputusan bersma dengan berbgai pertimbangan, untuk sementara, bhwa shalat jumat di Desa Kuripan agar ditiadakan dulu selama dua pekan," pungkasnya.

Selain itu. Hasbi menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Kuripan, dari awal sudah memulai edukasi terkait pencegahan virus corona. Salah satunya dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat  Kepolisian dan TNI untuk menyasar warga yang ada di pasar.

Sementara itu. Kepala Subsektor Kuripan yang hadir di tengah tengah warga juga menyampaikan maklumat Kapolri dan Himbauan Gubernur NTB terkait pencegahan penularan Virus Corona.

"Kami menyampaikan kepada warga masyarakat melalui musyawarah ini, agar ikut berperan aktif mencegah dan mengantisipasi terhadap merebaknya virus ini di wilayah Kuripan. Untuk itu, dengan cara menghindari tempat keramaian dan aktifitas diluar karena ini untuk mengurangi resiko kita terkena virus tersebut," paparnya.

Rapatpun di tutup dengan Doa bersama dan memberikan himbauan tertulis untuk disampaikan kepada masyarakat luas melalui corong Masjid dan Musholla. (Ikhw@N)
Download
Hasil Musyawarah, Desa Kuripan Putuskan Tunda Sholat Jumat Hingga Dua Pekan

0 Response to "Hasil Musyawarah, Desa Kuripan Putuskan Tunda Sholat Jumat Hingga Dua Pekan"

Posting Komentar