Bupati dan Kapolres Geram, SPA Di Senggigi Tak Patuh dan Ngeyel


Sidak Gabungan Yang Melibatkan Bupati dan Kapolres Serta Dandim 1606 Di Seputaran Destinasi Wisata Senggigi 

Lombok Barat (Insidelobar.com) -
Menindaklanjuti maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor Mak/2/III/2020, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah, terkait penanganan penyebaran virus corona (Covid-19) dan Surat Edaran (SE) Gubernur serta SE Bupati Lombok Barat.

Intervensi perihal tersebut, Bupati H. Fauzan Khalid didampingi Kapolres Lobar, Bagus S Wibowo dan Dandim 1606/ Lobar, Kolonel Czi. Efrijon Scroll, serta bersama tim gabungan melakukan Inspeksi Mendadak atau turun lapangan guna memastikan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti hand sanitizer, alat infra red pengukur suhu tubuh, masker, serta tempat mencuci tangan bagi pelanggan dan karyawannya.

Kapolres Lobar AKBP Bagus S Wibowo menjelaskan, Sidak ini sebagai atensi terhadap instruksi Kapolri agar pelaku hotel dan hiburan di kawasan pariwisata agar menyediakan APD untuk mencegah penularan dari virus corona. Untuk itu kita bersama tim gabungan dari Pemerintah Daerah bersinergi untuk mengkroscek hotel
hotel maupun pusat oleh-oleh terhadap ketersediaan hand sanitizer, alat infra red pengukur suhu tubuh, masker, serta tempat mencuci tangan bagi pelanggan dan karyawannya.

"Untuk hotel Aruna dan toko oleh-oleh Sasaku, tim mendapatkan kedua tempat tersebut menyediakan peralatan dan fasilitas walaupun tidak seluruh pegawai menggunakan masker sebagai ADP," ungkapnya.

Selain menyasar hotel dan toko oleh-oleh tersebut, tim kemudian bergerak menuju hotel Green Leaf yang juga menyediakan fasilitas SPA. Saat tim mengecek seorang pegawai yang mengaku sebagai supervisor meyakinkan tim dengan cukup ramah. Meski demikian, Kapolres  mengingatkan agar SPA tersebut mengikuti maklumat Kepolisian dan Edaran Pemerintah Daerah agar benar-benar tutup sementara waktu selama masa pencegahan virus Corona.

“Tampilannya juga harus menggambarkan bahwa tempat ini ditutup, lampu dimatikan, jendela ditutup bahkan bila perlu disegel,” tegas Kapolres.

Suasana berbeda ditemui tim saat menyidak Ratu SPA. Di lokasi ini, tim menemukan pemilik jasa SPA ini masih menjalankan usahanya. Bahkan wanita yang kemudian diketahui sebagai istri pemilik SPA dengan sengit seperti menolak kehadiran tim.

“Saya tidak ingin SPA kita saja yang minta ditutup sementara yang lain juga tetap buka,” kesal perempuan itu setengah berteriak.

Bagus yang awalnya berbicara lembut spontan  berubah keras.
Sudah ada edaran yang membijaksanai untuk tempat hiburan kayak begini  untuk ditutup. Kita datang ke sini untuk memastikan itu. Tidak ada yang lain dan tidak ada diskriminasi,” tegas Kapolres keras namun sesekali masih disambut bantahan dari si perempuan pemilik jasa SPA itu.

"Tim kita melakukan pengecekan ke semua jasa hiburan dan akan menindak bila tetap ngeyel membuka usahanya," tegasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Fauzan Khalid menyampaikan kekecewaan dengan sambutan pemilik Ratu SPA.

“Terus terang kita kecewa dengan sambutan teman-teman di sini. Padahal ini yang ketiga yang kita datangi. Ada sambutan yang luar biasa baik, kecuali di tempat ini,” kata Bupati dengan nada kecewa.

Sidak yang dilakukan ini tujuannya untuk memastikan apakah surat edaran dalam bentuk perintah untuk menutup tempa-tempat keramaian itu supaya ditaati. Tujuannya tidak lain dalam konteks bagaimana mengantisipasi penyebaran corona demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Menurut Fauzan, kebijakan Pemerintah mestinya ditaati. Jangankan untuk tempat hiburan, bahkan masjid pun mendapat perlakuan serupa agar menghindarkan masyarakat dari kegiatan berkumpul yang akan mempermudah penyebaran virus Corona.

“Kalau misalnya ada nanti ketidaktaatan sesuai dengan surat kawat dari Pak Kapolri, itu bisa dipidanakan,” tegas Bupati.

Fauzan menegaskan, tidak boleh lagi ada satu tempat hiburan pun yang buka, pungkasnya. (Ikhw@N)
Download
Bupati dan Kapolres Geram, SPA Di Senggigi Tak Patuh dan Ngeyel

0 Response to "Bupati dan Kapolres Geram, SPA Di Senggigi Tak Patuh dan Ngeyel "

Posting Komentar