Anggota Komisi ll DPRD Lobar Dorong Pemerintah Berdayakan Masyarakat Pesisir


Anggota Komisi ll DPRD Lombok Barat H. Abu Bakar Abdulah

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Masyarakat pesisir seperti nelayan dinilai perlu mendapat pemberdayaan dari pemerintah secara optimal. Anggota Komisi ll DPRD Lombok Barat mendorong pemerintah daerah hendak dapat memberdayakan masyarakat pesisir secara optimal dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan perekonomian melalui sinergitas pelaku pariwisata dan nelayan.

Anggota Komisi ll DPRD Lombok Barat H. Abubakar Abdullah menegaskan, nelayan ini harus diberdayakan, karena apapun dan diakui atau tidak, mereka ini adalah komunitas yang termarjinalkan. Sebab melihat aktivitas kesehariannya mereka beroreantasi  musiman terlebih memasuki musim angin seperti saat ini. Para nelayan yang ada di ujung pantai Sekotong hingga Batulayar itu kan mengalami situasi yang memprihatinkan sekarang karena musim.

"Hadirnya pemerintah dalam memberdayakan perlu diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan untuk mendengar dan memperhatikan masyarakat pesisir ini," tegasnya.

Menurutnya, nelayan itu harus diberdayakan dalam konteks potensi yang bisa menghasilkan. Misalnya di Sekotong dan Lembar diberikan pola pemberdayaan dengan mengintegrasikan sektor perikanan  dengan sektor pariwisata.

"Kalau ini dilakukan menjadi sangat menarik untuk kemudian menjadi alternatif bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan," ujarnya.

Mengamati komunitas nelayan dari ujung Utara sampai ujung Selatan belum ada upaya yang maksimal. Padahal ketika hadirnya industri pariwisata itu bisa memberdayakan masyarakat nelayan. Pola pola semacam ini harus dibangun bahwa masyarakat nelayan ini adalah salah satu local live yang harus dipertahankan. Dari segi pariwisata orang harus datang ke Daerah kita sudah barang tentu ingin melihat local live contohnya seperti di daerah Gili Gede atau Daerah lain caranya bagaimana kita menciptakan ide ide  misalnya segmen tamu yang hobi mancing dan daiving.

"Kalau mancing sendiri secara tradisional hanya dengan menghasilkan 100 ribu dibanding dengan mengajak tamu dengan buat satu paket memancing bersama nelayan dengan para wisatawan, pasti punya nilai tambah minimal orang dapat 500 sampai 1 juta," jelasnya.

Inilah kemudian kata Bubakar,  sinergitas dari pelaku usaha pariwisata sejalan dengam masyarakat nelayan. Saling mensuport saling mendukung satu sama lain untuk menjadi bagian dari atraksi para wisatawan. Ketika wisatawan datang di Sekotong atau di Senggigi, itu dibuat kerjasama antara pelaku pariwisata seperti Bunga Low, Homestay dan Hotel. Mereka tinggal menjelaskan kepada tamu bahwa ada paket wisata mancing bersama nelayan.

"Ini sesuatu yang amazing karena orang berwisata itu mencari eksperimen untuk dia ceritakan ke negara asalnya ketika dia kembali," tuturnya.

Dengan pengalaman dia berwisata akan terjadi sebuah hubungan yang global secara luar biasa. Mereka dari latar belakang budaya yang berbeda bisa bertemu dalam satu titik melalui perpaduan melalui sinergitas pariwisata dengan perikanan dan ini harus di support.

Saya selaku wakil rakyat tetap menyuarakan bahwa harus ada perpaduan beberapa sektor untuk saling mendukung. Karena pariwisata ini adalah entitas bisnis atau sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, dimana dibelakangnya itu terdapat banyak sektor yang bisa di hidupkan, pungkasnya. (Ikhw@N)
Download
Anggota Komisi ll DPRD Lobar Dorong Pemerintah Berdayakan Masyarakat Pesisir

0 Response to "Anggota Komisi ll DPRD Lobar Dorong Pemerintah Berdayakan Masyarakat Pesisir "

Posting Komentar