STIPark Banyu Mulek NTB, Bangun Program Inkubasi Bisnis


Tiga Rombongan Pengusaha Besar Dari Malaysia Tengah Berdiskusi Bersama 20 Pelaku IKM Sukses NTB Di Gedung STIP Banyumulek NTB


Lombok Barat (Insidelobar.com) - Kerjasama kemitraan program inkubasi bisnis UPTF STIPark Provinsi NTB,  menghadrkan rombongan AL-Ansar Bina group Malaysia, rombongan DNEX Group Malaysia dan rombongan Precision Engineering Malaysia. Selain itu pada kesempatan ini pula ikut dihadiri 20 pelaku IKM sukses NTB.

Kepala STIP Khaerul Ikhwan ST menjelaskan, pihaknya disini menerapkan program Inkubasi bisnis dalam menciptakan wira usaha baru. Sesuai dengan permintaan Gubernur bahwa, STIPark menyediakan terkait dengan bidang industri olahan dan permesinan.
Kepala STIP Banyumulek NTB Khaerul Ikhwan ST

Untuk membuat pola inkubasi, harus diciptakan suasana iklim berwirausaha. Dengan membuat iklim yang dimaksud, pihaknya harus membawa sebanyak banyaknya pelaku usaha, baik itu berdiskusi, berkegiatan kemudian bertemu, sehingga dalam suasana  tersebut akan muncul perjanjian kerja antara mereka dan sekolah wirausaha kita juga akan bertemu partner seperti yang kita hadirkan rombongan tiga pengusaha sukses seperti AL-Ansar Bina group Malaysia, rombongan DNEX Group Malaysia dan rombongan precision Engineering Malaysia yang datang sekarang ini.

"Dalam kesempatan ini kami lakukan kemitraan inkubasi bisnis," ungkapnya.

Di STIP ini lanjut dia, programnya menjalin kemitraan. Semisal mau ternak ayam bangkok atau ayam lainnya, kita bawakan dulu induk ayamnya disini, sehingga kegitan itu betul betul hidup kegiatannya di sini. Sama seperti kalau kita mau menciptakan pengusaha permesinan atau pengusaha pengolahan, tetapi tetap harus berkegiatan disini untuk berdiskusi dain lainnya, sehingga dapat menciptakan suasana iklim yang ada.

"Seperti itulah bentuk program di STIPark ini," ujarnya.

Kita hadirkan mitra dari Malaysia yakni tiga perusahaan besar dan mengundang 20  IKM sukses NTB. Sejumlah IKM ini adalah dari puluhan calon yang diidentifikasi bahwa mereka sukses dalam berbisnis dan berusaha.

"Mereka ini pada awalnya pernah  melewati berbagai macam kendala dan kini sudah tergolong mapan dalam berusaha," terangnya.

IKM IKM juga sangat kita butuhkan untuk berkegiatan dan berduski serta berkolaborasi. Mereka ini bisa saling kenal dan saling bertukar pikiran dan pendapat yang berkaitan dengan hubungan bisnis.

"Hal hal iklim yang tercipta semacam ini sangat  kami harapkan," ucapnya.

Disatu sisi kata Ikhwan sapaan akrabnya, anak anak muda yang akan disiapkan menjadi pengusaha tahun ini  dibutuhkan 50 orang banyaknya sedangkan ditahun kemarin hanya 20 orang saja. 50 orang yang disebut sekolah wirausaha. Mereka akan berteori selama 1 tahun dan akan berbisnis disini dengan difasilitasi tempat dan mesinnya.

"Polanya dalam 1 tahun pertama itu akan dibagi 4 tahap," jelasnya.

Dalam tiga bulan pertama kita bentuk karakter berwirausaha dan akan diasah mentalnya oleh mitra kerja kita.

"Dua puluh IKM sukses NTB ini akan mengajar disini dan mitra kerja dari Malaysia," terang dia.

Tiga bulan ke tiga mereka akan balik kesini dengan membuat bisnis apa yang akan mereka jalankan. Mereka semuanya akan dibimbing oleh teman teman IKM serta berbagai mutra yang sudah kerjasama dan semuanya akan terlibat.

"Kami hanya regulator saja. Jadi yang terlibat akitif itu adalah teman kita di sini.

Tiga bulan terakhir peradengan dengan membuka bengkel, workshop disini. tidak hanya itu, kebutuhan mereka  juga akan disiapkan dan berproduksi di kawasan ini.

"Kami akan bantu dia. Selama dalam satu tahin pertama dudah selesai," imbuhnya.

Satu tahun berikutnya kita biarkan mereka dengan terpantau dan tetap berkegiatan disini. Dia akan mengurus ijinnya, kebutuhannya difasilitasi dan tambahan mesin dan tempatnya kita kasih.

"Dua tahun disini seluruh fasilitas itu di tanggung oleh kami," tegasnya.

Sementara salah seorang pelaku IKM sukses NTB Nasrim mengatakan, dirinya merasa salut dengan adanya upaya upaya yang dilakukan oleh pemerintah. Bagi kita bahwa IKM ini yaitu bagaimana pemerintah hadir untuk memberikan ruang yang lebih besar kepada teman teman IKM. Meski sebenarnya pada hari ini pemerintah masih fokus di Lombok Tengah.

"Tapi saya yakin bahwa sekarang ini tengah berproses. Mudahan ini mampu menyerap seluruh hasil industri seperti yang dilakukan oleh teman teman di  NTB," pintanya.

Menurutnya,  hal seperti ini, kita perlu mendorong untuk berkolaborasi dalam rangka memberikan ruang yang cukup bagi teman  IKM. Karena produk IKM NTB ini tidak kalah bersaing dengan produk yang diluar. Sehingga dengan adanya motoGP ini seluruh stakeholder yang ada baik itu dari pemerintah maupun IKM IKM yang ada dapat berkolaborasi, sehingga akan memberikan kenyamanan maupun bisa menyuguhkan ruang yang lebih besar terhadap teman teman yang hadir pada saat MotoGP.

"Itu yang menjadi harapan kita," tegasnya.

Selain itu kata Nasrim, pemerintah juga harus memberikan pembinaan yang lebih serius lagi. Tidak hanya tataran servis saja tapi aplikadinya sampai pada tataran program saja.

"Kita butuh hari ini adalah eksen dari pemerintah untuk memberikan kontribusi positif bagi kehidupan bagi pengembangan IKM  yang ada di NTB," harapnya. (Ikhw@N)
Download
STIPark Banyu Mulek NTB, Bangun Program Inkubasi Bisnis

0 Response to "STIPark Banyu Mulek NTB, Bangun Program Inkubasi Bisnis "

Posting Komentar