Sidak Dukcapil, Dewan Temukan Seabrek Fasilitas Minim


Ketua DPRD Lombok Barat Tengah Mengecek Petugas Pelayanan Di Kantor Dukcapil 

Ketua DPRD dan Ketua Komisi l Bersama Sejumlah Anggota Sidak Kantor Dukcapil Yang Ditemui Kepala Dukcapil Didampingi Beberapa Kepala Bidangnya 

Lombok Barat (Insidelobar.com) -
Cek pelayanan Dukcapil, Kalangan DPRD Lombok Barat melakukan sidak. Perihal sidak dimaksudkn untuk  menindaklanjuti keluhan warga terkait pencetakan E-KTP yang terkendala tinta ribbon yang habis. Sidak yang dipimpin Ketua DPRD, ketua Komisi I dan anggota tersebut,  menemukan beberapa hal. Pertama, kondisi kantor pelayanan yang pengap. Kemudian adanya kekurangan puluhan unit peralatan cetak dan rekam E-KTP. Selain itu, ditemukan ribuan E KTP belum diambil oleh masyarakat.

Ketua DPRD Lobar, Hj Nurhidayah menegaskan, pelayanan Dukcapil terkendala beberapa hal, yakni peralatan rekam dan cetak yang masih juah kekurangan.  Padahal kata dia, nilai peralatan itu tidak seberapa.

“Apalagi tempat pelayanan ini  jauh dari kata nyaman, panas. Yang namanya memberikan pelayanan itu harus juga memperhatikan performance yng sejuk, nyaman dan bagus,” jelas Politisi Gerindra ini.

Belum lagi permasalahan blangko E KTP harus diminta ke pusat, setiap bulan harus berangkat ke pusat hanya mengambil blangko E KTP. Blangko ini tidak didroping sekaligus oleh pusat.

“Jadi dia harus dijemput, ini juga yang menjadi kendala. Untuk mengantisipasi ini, terpaksa diterbitkan Surat keterangan pengganti E KTP.,” jelas dia.

Selain itu sebut Nurhidayah, ada juga E KTP yang dicetak namun belum diambil warga. Jumlahnya mencapai ribuan keping. E KTP ini sudah didroping ke desa namun tidak didistribusikan.  Menurutnya, untuk menangani masalah administrasi kependudukan ini sangat penting.

Menurutnya, sangat penting  menangani masalah administrai kependudukan dengan direalisasikan UPT Dukcapil di beberapa wilayah. 
Secara bertahap kata dia, UPT akan dibangun mulai APBD - P tahun 2020 dan 2021. Terutama sekali di wilayah yang jauh dari kantor dukcapil seperti Gunungsari-Batulayar, Lingsar-Narmada dan Lembar-Sekotong.

"Terkait anggaran, tahun 2020 pihaknya menganggarkan untuk kendaraan mobil keliling. Untuk pembangunan satu kantor UPT kata dia butuh anggaran Rp 600 juta," ujarnya.

Dalam memenuhi fasilitas ruang pelayanan di Dukcapil, juga tidak terlepas kontribusi dari pihak DPRD dengan menyalurkan pokir untuk alat pendingin, sehingga petugas pelayanam dan masyarakat yang mengurus kebutuhan adminduk bisa lebih sejuk dan nyaman.

“Dan ada juga rekan-rekan dewan yang peduli, bahkan pokirnya ada juga untuk pendingin udara di kantor Dukcapil tapi mungkin belum direalisasikan karena masih perencanaan,” ujar dia.

Selain itu tahun ini ada rencana pembangunan gedung baru di kantor Dukcapi. Pihaknya juga meminta komisi I untuk mengawal pelayanan kependudukan.
H. Muridun

Kepala Dukcapil Lobar H Muridun menyampaikan “Curhat” kepada kalangan dewan yang sidak ke kantornya. Curhat tersebut menyangkut, alat rekam dan cetak E KTP yang masih jauh kurang dibandingkan dengan populasi penduduk yang harus dilayani. Pihaknya pun memohon bantuan pengawalan penambahan pengadaan peralatan tersebut kepada komisi I.

Saat ini kondisi peralatan rekam sebanyak dua unit, itupun satu unit di kantor dan satu lagi dipakai pelayanan keliling desa. Sedangkan alat cetak hanya satu unit. Sementara masyarakat yang datang untuk dilayani mencapai 300-400 orang sehari, sedangkan satu alat rekam hanya mampu melayani 100 orang.

“Idealnya peralatan cetak dan rekam itu masing-masing 10 unit, jadi 20 unit, ini yang kami mohon bantuan ke dewan. Ya kami Curhat,laporkan ke komisi I kondisi kita di Dukcapil ini,” ungkapnya.

Menurutnya, idealnya alat rekam dan cetak masing-masing 10 unit dengan kondisi populasi penduduk saat ini. Dimana 10 alat ini akan ditempatkan di Kantor Dukcapil dan masing-masing  kecamatan.   Pihaknya sendiri sudah mengusulkan tambahan 10 alat rekam, namun tidak diberikan. Ia sendiri tidak tahu kenapa tidak diberikan oleh TAPD.

“Kalau dua alat ini rusak maka wassalam (tidak bisa melayani masyarakat),” tukas Muridun. (Ikhw@N)
Download
Sidak Dukcapil, Dewan Temukan Seabrek Fasilitas Minim

0 Response to "Sidak Dukcapil, Dewan Temukan Seabrek Fasilitas Minim"

Posting Komentar