Sejumlah Jabatan Strategis OPD Kosong, Dewan Minta Percepat Mutasi


Wakil Ketua l DPRD Lombok Barat Hj. Nurul Adha 

Lombok Barat (Insidelobar.com) -
Kalangan DPRD Lobar mendorong agar Bupati Lombok Barat segera melakukan mutasi, hal tersebut dilakukan agar roda pemerintahan di Kabupaten Lombok Barat bisa berjalan dengan normal kembali. Sebab ketika satu OPD dipimpin oleh seorang Plt, jelas kewenangan yang dimiliki terbatas, oleh karena itu Bupati harus segera menentukan siapa saja yang bakal menjadi pembantunya.

"Bupati kan butuh tim dalam menjalankan pemerintahan jadi mereka harus segera dilantik," saran wakil Ketua I DPRD Lobar Hj. Nurul Adha

Jabatan OPD yang masih kosong kata Nurul dijabat oleh plt sekarang adalah,  jabatan yang setrategis, seperti Dinas pendidikan, Dinas Pariwisata, Sekretaris Dewan dan Dispora yang sudah cukup lama dibiarkan kosong.

"Jabatan untuk sejumlah OPD ini harus segera dilantik," imbuhnya.

Rancana pelantikan atau  mutasi sejumlah pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Lombok Barat molor dari rencana yang disiapkan Bupati Lombok Barat pada akhir bulan  Januari 2019 lalu.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid memastikan akan melakukan mutasi dan rotasi untuk sembilan pejabat eselon II di Kabupaten Lombok Barat pada pekan ini. Saat ini semua persiapan untuk pelaksanaan mutasi sedang berproses.

"Sedang berproses, Insha Allah pekan ini," ungkap Bupati saat dikonfirmasi.

Untuk di ketahui sampai saat ini ada sekitar sembilan jabatan eselon II yang masih kosong,  yaitu Inspektur  Inspektorat Kabupaten Lombok Barat. Kepala Dinas Pendidikan. Kepala Dinas Pariwisata. Kepala Dinas  Dispora. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Kasat Pol PP dan Kepala Dinas Sosial Lobar. Kepala Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Sekretaris Dewan (Setwan).

Jabatan ini kosong lantaran ada sejumlah pejabat yang pensiun, dan berhadapan dengan hukum, serta dampak dari rotasi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Sehingga menyisakan banyak pejabat yang kosong,

"untuk sementara waktu pengisian jabatan eselon II yang masih lama diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt)." Sebelum kita lakukan lelang jabatan, kita lakukan rotasi dulu sejumlah eselon II yang ada ini," ujarnya

Satelah dilakukan mutasi atau rotasi jabatan tersebut, nantinya akan meninggalkan sisa jabatan yang masih kosong sekitar 10 jabatan, sisa dari 10 jabatan yang kosong inilah yang nantinya akan dilakukan Pansel atau lelang jabatan.

"Jabatan yang kosong ini, nanti akan diisi melalui Pansel terbuka," ujarnya

Pihaknya memastikan, pejabat yang akan diroling jabatannya ini, pastinya tidak akan menyentuh pejabat yang sudah dilakukan roling beberapa waktu yang lalu, karena sesuai aturan sudah batas waktu baru bisa dilakukan roling kembali.

Bupati menambahkan, awalnya pihaknya berencana untuk melakukan pengisian jabatan yang kosong tersebut dipalarelkan dengan pelaksana pansel, namun dampaknya pasti akan ada sisa jabatan yang kosong, sahingga agar itu tidak terjadi maka dilakukan rotasi dulu, setelah itu baru dilakukan pansel. (Ikhw@N)
Download
Sejumlah Jabatan Strategis OPD Kosong, Dewan Minta Percepat Mutasi

0 Response to "Sejumlah Jabatan Strategis OPD Kosong, Dewan Minta Percepat Mutasi"

Posting Komentar