Keluarga Terbunuh Luka Sajam, Polisi Dalami Motif Pelaku


Kapolsek Gerung Iptu Syaripuddin Z Didampingi Kades Babussalam M. Zaini Tengah Di Wawancara Usai Pemakaman Korban di Dusun Karang Langko 

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S Wibowo 

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Kasus penganiayaan dua keluarga sepupu di Dusun Karang Langko Desa Babussalam Lombok Barat, berakhir tragis. Korban R 35 tahun, merenggang nyawa di tangan M 48 tahun akibat luka sabetan parang yang mengenai empat titik dibagian leher, dada danlainnya. Korban yang meski sempat dilarikan dan mendapat penanganan medis selama dua jam di RSUD Tripat Gerung, namun tetap tidak bisa menolong dan meninggal dunia Senin, 17/2/20.

Kepala Desa Babussalam M. Zaini yang dimintai keterangannya menyebutkan, setelah mendengar peristiwa pembunuhan di wilayahnya, langsung tersentak kaget. Karena dirasa tiba tiba informasi yang diterimanya dari Kadus, mendadak dan sangat mengejutkan.

Tapi karena ini sudah terjadi. Untuk itu harapan kita bagamana suasana ini tetap harus mengedepankan serta menjaga agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas.

"Kami akan tetap berupaya bersama aparat untuk pengawalan keamanan serta melakukan komunikasi secara pelan pelan diantara pihak keluarga," terangnya seusai pemakaman.

Segala proses kita serahkan kepada pihak Kepolisian yang sedang bekerja all out hari ini. Makanya kita sangat terbantu dengan sigap Polisi.

"Kami juga akan berusaha memberikan himbaun kepada pihak keluarga sehingga tidak timbul gesekan gesekan lainnya ," pinta dia.

Antara korban dan pelaku kata Zaini,  masih keluarga. Mereka tetangga dekat sekitar lima atau enam meter saja jaraknya dan hanya dipisahkan jalan saja.

"Kami tetap berharap semuanya aman dan tetap terkendali," tutupnya.

Terpisah, Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo menjelaskan, berawal dari informasi masyarakat, terjadi tindak pidana penganiayaan yang dilakukan terduga pelaku berinisial M, 48 tahun hingga menyebabkan korban R meninggal dunia.

Akibat Penganiayaan ini, kondisi korban luka-luka yang cukup parah dan setelah dilakukan upaya medis oleh rumah sakit Tripat Gerung Lombok Barat, ternyata korban diketahui meninggal dunia.

"Motifnya masih didalami kepolisian. Karena terduga melakukan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia, ini masih dalam pemeriksaan Kepolisian Resor Lombok Barat," tegasnya.

Polres Lombok Barat mengamankan dua orang, yaitu berinisial M dan F (anak dari M). Selanjutnya masih membutuhkan waktu untuk melakukan penyelidikan dalam hal ini, apakah dilakukan sendiri atau ada keterlibatan pelaku lainnya. Berdasarkan keterangan sementara, antara pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga dan saat ini pelaku sudah diamankan.

"Dari hasil visum sementara yaitu visum luar terhadap korban, terdapat 4 titik luka yang cukup berat," ungkapnya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat terutama masyarakat Lombok Barat, bila mengalami permasalahan di lingkungannya atau disekitarnya, untuk menyikapinya dengan kepala dingin dan menyerahkan permasalahan itu kepada aparat setempat dari tingkat Dusun, Desa, serta aparat Kepolisian bila permasalahan-permasalahan itu terindikasi tindak pidana. (Ikhw@N)
Download
Keluarga Terbunuh Luka Sajam, Polisi Dalami Motif Pelaku

0 Response to "Keluarga Terbunuh Luka Sajam, Polisi Dalami Motif Pelaku"

Posting Komentar