Integrasi Studi K13, SDN Mertak Dorong Siswa Aktif, Kreatif dan Inovatif


Kepala SDN Mertak Durun SPd

Lombok Tengah (Insidelobar.com) - Penerapan Kurikulum di SDN Mertak diklaim telah menunjukan peningkatan. Perubahan sikap dan karakter siswa yang dimulai dari perubahan sosial yang terjadi.
Hal ini ditunjang adanya pelatihan kepala sekolah dan guru guru, sehingga kemampuan dalam memberikan prospek pendudikan, menjadi indikator bertambahnya SDM dan Kompetensi yang dimilikinya.

Kepala SDN Mertak Durun SPd mengatakan, penerapan K13 di sekolahnya sudah tiga tahun berjalan. Selama penerapannya banyak yang sudah menunjukan peningkatan terhadap siswa. Hal ini terbukti proses kegiatan belajar mengajar, meraih banyak torehan prestasi baik dari segi akademik maupun non akademik.

"Sekolah kami banyak peroleh prestasi terutama pada ajang olimpiade," ungkapnya.

Durun SPd menyebutkan, munculnya karakter dan pendidikan budi pekerti yang telah diintegrasikan ke dalam semua studi, menjadi kelebihan dalam penerapan K13 disini. Hal ini dinilai memiliki beberapa kelebihan, sebab siswa lebih dituntut untuk aktif, kreatif dan inovatif dalam se­tiap pemecahan masalah yang mereka hadapi di sekolah.

Selain itu, dalam penerapannya, terdapat penilaian dari semua aspek. Penentuan nilai bagi sis­wa bukan hanya didapat dari nilai ujian saja tetapi juga di­dapat dari nilai kesopanan, religi, praktek, sikap karakter dan lainnya.

"Kelihatan kalau dalam kurikulum ini, sangat mendidik karakter siswa yang baik," ujarnya.

Durun menjelaskan, awal sebelum melaksanakan K13 prosesnya lama, karena sebelum menerapkannya, terlebih dahulu guru dilakukan pembekalan oleh pemerintah ditingkat gugus, Kecamatan dan Kabupaten oleh tenaga instruktur yang memang berkompetensi didalamnya.

"Alhamdulillah hasil dari pelatihan guru dipraktekan sesuai materi dan pengembangannya didepan siswa," ujarnya.

Ada yang substansif sebenarnya masalah  pembelajarannya yang mudah terbantu sebagai seorang guru, terbantu menyelesaikan proses mengingat ada buku siswa dan buku guru. Dengan begitu, dapat menyatukan antara buku siswa dan guru.

"Setiap anak akan diperuntukkan satu buku tematik yang isinya secara keseluruhan mencaukup semua mata pelajaran," jelasnya.

Praktek kegiatan pada K13 ini kebanyakan pembelajarannya lebih terfokus pada anak anak karena guru lebih kepada mendampingi.
Penekanan anak nanti lebih kepada kemampuan atau skil sehingga anak nantinya akan lebih aktif mengkaji dan menganalisa serta menelaah pada isi buku yang dimakaud.

"Standar penilaian mengarahkan kepada peni­lai­an berbasis kompetensi seperti sikap, ketrampilan dan pengetahuan secara proporsional," jelasnya.

Mengenai pendidikan karakter lanjut Durun, tidak hanya dengan pendidikan agamanya saja tetapi ketika mengajar, akan diselipkan nilai nilai akhlak untuk menentukan karakter anak dan membiasakan bersabar dan berdoa.

"Misalnya ketika kita mempelajari gejala atau fenomena alam, yang tidak bisa terdeteksi oleh manusia, disana kita selipkan juga nilai agama," imbuh Kepala SDN Mertak ini.

Sekarang ini kata dia, pihaknya berhasil dalam seleksi tingkat gugus untuk kategori MIPA. Untuk akademik di bidang Matematika kita mendapatkan perengkingan 1, 2 dan 3. Sedangkan pada non akademik, sekolahnya mendapatkan ranking pertama di bidang atletik.
Selanjutnya siswa kita yang masuk perengkingan pertama berhak mengikuti seleksi tingkat Kecamatan.

"Kalau O2SN ini sifatnya lintas. Jadi hal ini tidak terpaku dengan kurikilum melainkan ada kisi kisi tersendiri yang sifatnya umum," pungkasnya. (Ikhw@N)
Download
Integrasi Studi K13, SDN Mertak Dorong Siswa Aktif, Kreatif dan Inovatif

0 Response to "Integrasi Studi K13, SDN Mertak Dorong Siswa Aktif, Kreatif dan Inovatif "

Posting Komentar