Wakili Suku Sasak, Desa Nyiur Lembang Gelar Event Berapek Dulang Ganggas



Lombok Barat (Insidelobar.com) - Ratusan warga Desa Nyurlembang mengikuti Festival Mini Berapek
Dulang Ganggas. Sebanyak 26 dulang yang ditutup tembolak merah, dibawa parade oleh para perempuan Sasak Desa Tersebut. Peserta parade menggunakan pakaian muslim Sasak ini kemudian berbaris rapi dan berjalan dengan iringan atraksi Gendang Beleq menuju kantor desa. Puluhan dulang yang dibawa berisikan khas masyarakat Sasak dan buah-buahan. Selain dulang juga ada kendi, tempat air minum yang terbuat dari tanah liat, dan juga ada sajian lain berupa dupe dan mamak.

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun menuturkan, event Festival Mini Berapek Dulang Ganggas ini, merupakan satu event yang mewakili satu suku terbesar yang mendiami Pulau Lombok yaitu Suku Sasak. Menata atau berapek dulang merupakan tradisi yang hampir selalu dilakukan dalam acara-acara budaya Suku Sasak seperti saat merarik/perkawinan, khitanan, khataman al-Qur’an, dan sebagainya.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kegiatan ini bukti bahwa kita selalu dan terus berupaya menjaga tradisi dan budaya yang kita miliki," katanya saat membuka acara Festival Mini Berapek Dulang Ganggas di Desa Nyurlembang, Kamis (9/1/2020).

Disebutkan Sumiatun, Desa Nyurlembang bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk melestarikan budaya dan tradisi unik yang dimiliki. Selain budaya, kata Sumiatun Lombok Barat juga memiliki wisata alam yang indah, baik berupa pantai, gunung, hutan, dan lain-lain.

"Semoga kedepan event seperti ini bisa diadakan tiap tahunnya, karena inilah identitas kita, inilah budaya kita. Dan bisa membawa manfaat lain yaitu sebagai wisata budaya, bahwa budaya-budaya yang kita miliki hendaknya mampu mendatangkan wisatawan yang manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat," harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Nyurlembang H. Wardi Asmunandi mengatakan, disamping sebagai ajang silaturahmi antar lembaga desa yang ada di Desa Nyurlembang, kegiatan Festival Mini Berapek Dulang Ganggas ini menjadi salah satu upaya pemerintah melestarikan tradisi budaya yang ada.

“Festival ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahunnya. Ini cara kita mempertahankan budaya nenek moyang pada zaman dulu, khususnya di Desa Nyurlembang,” ungkapnya.

"Ini juga sebagai ajang syukuran semua program pekerjaan fisik tahun 2019 di Desa Nyurlembang selesai dikerjakan. Sehingga apa yang dicita-citakan bersama terlaksana dengan baik," lanjutnya.

Kepala desa dua priode ini menyebut, usaha melestarikan budaya perlu dilanjutkan, karena setiap upacara keagamaan maupun adat masyarakat dulu selalu menggunakan dulang ganggas. Berapek Dulang Ganggas, jelasnya, mempunyai makna yang sangat sakral, mulai dari cara atau adab makan dengan sopan dan rapi.

"Dulang ganggas di buka rapi selesai pun kembali di rapikan. Itu bentuk kebersamaan tidak ada perbedaan," ujarnya.

Sebagai penutup, Wakil Bupati Hj. Sumiatun, Ketua TP-PKK Hj. Khaeratun, Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nur Hidayah bersama masyarakat kemudian menikmati suguhan dulang berisikan aneka makanan seperti ayam panggang, gulai, bebalong, sate sayur, buah dan lainnya untuk dinikmati dengan cara begibung atau makan bersama. (Ikhw@N)
Download
Wakili Suku Sasak, Desa Nyiur Lembang Gelar Event Berapek Dulang Ganggas

0 Response to "Wakili Suku Sasak, Desa Nyiur Lembang Gelar Event Berapek Dulang Ganggas"

Posting Komentar