Perihatin Kondisi Kawasan Wisata Kumuh, PDIP Lobar Gelar Aksi Bersih-bersih dan Tanam 1000 Pohon


Pengurus PDIP Lobar Dipimpin Ketua DPC Turun Aksi Bersih-Bersih Di Pantai Cemara Lembar

Lombok Barat (Insidelobar.com) - 
Sejumlah Kawasan wisata pantai di Lombok Barat dinilai kumuh dan kotor , lantaran kurang penataan. Sampah memenuhi pesisir pantai sehingga dikeluhkan para pengunjung. Kondisi inipun menjadi sorotan kalangan Pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lobar. Pengurus partai berlambang banteng ini pun tergerak untuk melakukan aksi bersih-bersih pantai di Cemare Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar yang terbilang lokasi wisata rakyat tertua tersebut. Selain melakukan aksi bersih-bersih, PDIP juga menanam 1000 pohon di beberapa kecamatan di wilayah Lobar.

Ketua DPC PDIP Lobar HL Muhammad Ismail mengatakan, aksi bersih-bersih pantai dan penanaman 1000 pohon ini merupakan kegiatan dalam rangka HUT partai ke 47 yang jatuh tanggal 10 Januari lalu. Sesuai instruksi DPP kata dia, pengurus di semua kabupaten melibatkan PAC hingga ranting menggelar kegiatan kemasyarakatan.

"Sesuai instruksi DPP untuk rangkaian HUT ke 47 partai, Kami melibatkan pengurus kecamatan dan ranting menggelar kegiatan kemasyarakatan yakni dengan aksi bersih-bersih pantai dan rencana penanaman 1000 pohon di wilayah Gerung, Lembar dan Lingsar," terang HL Muhammad.

Anggota DPRD Lobar tiga periode ini menjelaskan, kenapa dilakukan aksi bersih-bersih pantai menurutnya karena Kawasan wisata pantai di Lobar khususnya Pantai Cemare sangat kumuh akibat kurangnya penataan dan tumpukan sampah. Tumpukan sampah ini dipicu akibat kiriman dari berbagai Kali dan sungai yang bermuara di pantai setempat. 

"Kami dari Parpol PDIP merasa terpanggil untuk menginisiasi aksi pembersihan seperti ini," ujarnya.

Lebih lanjut kata H. Lalu Ismail, aksi bersih-bersih ini sengaja menyasar kawasan wisatawan pantai karena  musim hujan ini banyak sekali kiriman sampah dari kali dan sungai. Sehingga menyebabkan kawasan pantai menjadi sangat kotor dan menganggu pengunjung.
Menurutnya kondisi kawasan wisata rakyat Seperti di Cemare dan Endok Gerung begitu kumuh sehingga perlu perhatian Serius Pemda. Sebab kawasan wisata ini selalu ramai dikunjungi setiap akhir pekan. Melalui parlemen, pihaknya pun bersama anggota DPRD PDIP getol menyuarakan pada pembahasan APBD agar Pemda fokus menata kawasan wisata, baik lampu jalan dan akses masuk harus dimulai tahun 2020.

Untuk penataan kawasan wisata Cemare ini sendiri,  ada kerjasama Pemda dengan BUMN serta anggaran APBN untuk pembuatan jembatan, jalan masuk yang sudah rusak dan penataan Kawasan. Total anggaran yang menurut informasi tersedia Rp 4 miliar.

"Itu untuk pembuatan jembatan, jalan termasuk untuk penataan kawasan Cemare. APBD murni 2020 ini dimulai" jelas dia.

Selain itu, nanti anggota Dewan dari perwakilan fraksi PDIP di Dapil II Baiq Murjani juga akan berupaya memperjuangkan melalui pokir untuk penataan kawasan itu.

"Saya ada penekanan kepada anggota, PDIP akan terus menyuarakan program semacam ini," tegas dia.

Selain aksi bersih-bersih lanjut dia, pihaknya juga akan melakukan penanaman pohon yang rencananya digelar Minggu depan. Untuk lokasi penanaman pohon ini, rencananya di wilayah kecamatan Gerung, Seperi Taman Ayu, Lembar dan Lingsar. Untuk kegiatan kemasyarakatan ini, pihaknya akan melaksanakan satu bulan penuh. (Ikhw@N)
Download
Perihatin Kondisi Kawasan Wisata Kumuh, PDIP Lobar Gelar Aksi Bersih-bersih dan Tanam 1000 Pohon

0 Response to "Perihatin Kondisi Kawasan Wisata Kumuh, PDIP Lobar Gelar Aksi Bersih-bersih dan Tanam 1000 Pohon"

Posting Komentar