Kepala Desa Se Kecamatan Gunung Sari Batu Layar, Ogah Pisah




Lombok Barat (Insidelobar.com) - Sikapi statement sejumlah Kepala Desa (kades) yang menyebutkan pisah dari wilayah Kabupaten Lombok Barat,  Forum Komunikasi Kepala Desa Gunungsari-Batulayar (FK2GB), mengambil langkah yakni membahas dua hal penting yaitu masalah pengukuhan FK2GB dan membahas
statemen sejumlah kades yang diberitakan media lokal baru baru ini.

Acara yang ikut dihadiri Ketua DPRD Lombok Barat Hj
Nurhidayah, Camat Batulayar Syahrudin dan Camat Gunungsari H. M. Mudasir serta sejumlah besar Kepala Desa yang tergabung FK2GB terlihat antusias. Dari 25 orang anggota FK2GB, lebih dari separohnya hadir, dan dinyatkan quorum. Pertemuan berlangsung alot dan saling melempar gagasan pro dan kontra.

“Intinya, Ketua DPRD Lombok Barat, Ibu Hj. Nur Hidayah meminta kita tetap menyatu di Kabupaten Lombok Barat,” papar Kades Midang Samsudin sebelum pertemuan yang digelar di Aula Kantor Desa Midang.

Dalam kesempatan tersebut Kades Lebah Sari, H. Sibawaih yang tadinya getol dan mengaku turut berstatement pun akhirnya melunak.

“Saya memang ikut berstatement, tapi setelah ada kesepakatan seluruh kades di Kecamatan Gunungsari dan Batulayar agar tidak ingin pisah dari Lombok Barat, maka saya pun memilih jalur yang sama, tetap dalam koridor wilayah Lombok Barat,” kata H. Sibawaih sambil meghimbau agar semua berhati-hati dan saling memback up antar kades.

Hal senada, pernyataan H. Sibawaih jug diikuti Kades Batulayar H. Taufik, Kades Bengkaung Nasrudin, Kades Meninting Zulkarnaen dan sejumlah kades lainnya pun bersepakat. Mereka menyatakan ogah untuk lepas dari wilayah Lombok Barat. Hal ini dinyatakan dengan ketukan meja sebanyak tiga kali, pertanda kesepakatan itu sebagai bukti kuat.

Sementara Kades Jeringo Syahril yang berkesempatan hadir pada sesi dialog berbicara seputar pengukuhan pengurus forum dan klarifikasi pemberitaan. Menurut Syahril menyangkut masalah pemberitaan hari lalu merupakan hal biasa dan wajar. Sebab lanjytnya, pemekaran itu adalah sebuah kebutuhan. Namun semua itu tergantung Bupati dan DPRD.

Pernyataan dan statement itu sah-sah saja. Namun itu tidak gampang, karena dalam konteksnya memerlukan waktu dan proses yang lama. Untuk itu,  merealisasi pemekaran harus mengikuti alur aturan yang ada.

“Kalau memang Bupati menjadikan itu hal yang positif bagi masyarakat, pasti akan diberikan rekomendasi. Boleh-boleh saja kita berstatement dan itu sah-sah saja,” tegasnya.

Syahril mengemukakan, pada prinsipnya pemekaran itu adalah sebuah kebutuhan. Siapapun boleh berstatement dan itu sah. Toh itu akan menjadi sebuah perbaikan kepada masyarakat. Namun kata dia, pemekaran itu jangan dianggap terlalu berlebihan, itu hal yang wajar, tapi itu cara masyarakat dan pemerintah desa dengan tujuan pemerintah daerah bisa membaca keluh kesah.

"Keluh kesah seperti pelayanan publik adminduk masing-masing kecamatan ada UPTD nya. Tujuanya untuk mempercepat pelayanan," seperti itu kira kira tutupnya.

Menariknya, pernyataan Syahril juga langsung ditimpali salah serang Kades. Memang berstatement itu sah-sah saja namun pernyataan yang sudah dikemukakan di media itu dapat mempengaruhi publik dan menjadi konsumsi media dalam hal ini media lokal yang memuat. Namun di luar, statement itu sudah "mencoreng"  seolah-olah anak sendiri memusuhi orang tuanya.

“Kalau saja alasan statement itu benar, kan kita bisa mencari alternatif lain untuk penyelesaiannya,” kata salah satu kades yang tadinya diam dan seperti kontra terhadap statement untuk pemekaran.

Kesimpulan yang didapat, apapun alasannya, pernyataan seluruh Kades di wilayah Kecamatan Gunungsari dan Batulayar untuk tidak lepas dari wilayah Lombok Barat, tidak melalui FK2GB. Alasannya, karena forum ini belum definitif. Artinya, belum resmi dan belum dilegalkan melalui surat keputusan (SK) dan belum ada pengukuhan resmi. Dengan begitu, pernyataan tersebut disampaikan secara personal. (Ikhw@N)
Download
Kepala Desa Se Kecamatan Gunung Sari Batu Layar, Ogah Pisah

0 Response to "Kepala Desa Se Kecamatan Gunung Sari Batu Layar, Ogah Pisah"

Posting Komentar