Minimalisir Ancaman Khamtibmas, Polisi Sita BB Miras dan Geret Pelaku Narkotika


Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Satriyo Wibowo Saat Memusnahkan BB Minuman Keras Depan Aula Patria Tama

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Kepolisian Resort Lombok Barat ungkap
hasil Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam sepekan. Alhasil, Polisi mengamankan ratusan botol minuman keras pabrikan ditambah puluhan botol dan 14 Jiregen minuman keras tradisional. Selain itu, satuan Polresta juga menggeret seorang pelaku yang terjerat narkotika jenis sabu.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo S,I, K menjelaskan, operasi KRYD bertujuan untuk menimalisir terjadinya ancaman khamtibmas terutama terkait peredaran miras oplosan dan penjualan miras tanpa izin, serta menekan aksi kriminal menjelang Natal dan Tahun Baru 2020.

"Sasaran kegiatan ini adalah Senpi, Sajam, Narkotika, Miras, Senjata Api dan Premanisme dan kriminal lainnya," ungkapnya.

Dari hasil KRYD tersebut, Polisi berhasil mengamankan 51 botol dan 12 jerigen minuman keras jenis Tuak. Tidak hanya itu, polisi juga menyita 56 botol dan 2 jirigen miras jenis Brem serta 185 botol minuman pabrikan beralkohol berbagai jenis.

"Kepada para pelaku yang menjual minuman keras ini, kami akan berikan pembinaan," ujarnya.

Mengenai hasil giat ini lanjut Bagus, Polisi menyasar sejumlah TKP yang memang rawan terindikasi kriminal seperti TKP di Desa Banyu Urip, Gerung Utara, Desa Lembar Selatan, Desa Jembatan Kembar, Desa Sengigi dan
Desa Sekotong Barat serta
Desa Merembu.

Penjaringan miras ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa diwilayah kecamatan Gerung, Lembar, Batulayar, Labuapi, dan Sekotong banyak penjualan minuman keras tanpa ijin, baik minuman tradisional maupun pabrikan. Menindaklanjuti informasi tersebut, tiem yang tergabung dalam oprasi KRYD, bergegas melakukan razia.

"Alhasil, ratusan minuman keras berhasil kami amankan dijadikan sebagai BB. Atas tindakannya, penjual diberikan sanksi berupa pembinaan," tegasnya.

Selain miras, Polisi juga menggeret seorang pelaku asal Pelangan dusun Kayu putih Kecamatan Sekotong yang terlibat dengan urusan narkotika.
Berangkat dari informasi masyarakat, lokasi sasaran tersebut kerap terjadi penyalahgunaan Narkotika jenis shabu.

"Menindaklanjuti informasi tersebut tim Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan ke TKP dan pada hari Kamis Tanggal 12 Desember 2019 Pkl. 23.00 Wita," terangnya.

Tim Satresnarkoba melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap saudara MS alias AR di kediamannya. Saat penggeledahan, Polisi berhasil menemukan Narkotika jenis shabu yang dimasukkan dalam bungkus rokok. Setelah ditimbang, berat shabu tersebut  0,32 Gram.

"Sebelum dilakukan penangkapan, pelaku sempat menggunakan Narkotika Jenis Shabu," ungkapnya.

Saat dinterogasi bahwa MS alias AR  mendapatkan shabu dengan cara membeli, pada salah seorang yang tidak dikenal yang beralamat di Abiantubuh Kota Mataram, pungkasnya. (Ikhw@N)
Download
Minimalisir Ancaman Khamtibmas, Polisi Sita BB Miras dan Geret Pelaku Narkotika

0 Response to "Minimalisir Ancaman Khamtibmas, Polisi Sita BB Miras dan Geret Pelaku Narkotika"

Posting Komentar