Peristiwa OTT, Direktur IKAD Motivasi Bupati Perketat Pengawasan Para OPD

Direktur IKAD Lombok Barat HM. Zubaedi

Lombok Barat (Insidelobar.com)
- Sebagai masyarakat Lombok Barat (Lobar) sudah pasti merasa prihatin. Dikhawatirkan,  terkait kasus Operasi Tangkap Tangan  (OTT) yang menyeret  Kepala Dinas Pariwisata Lobar ini, dirasa sangat mencoreng nama baik dari Pemerintah Daerah, dimana kondisi ini membuat citra Kabupaten menjadi rusak sehingga berpotensi menghilangkan kredibilitas di mata publik secara meluas akibat masih adanya praktek dan mental pejabat yang suka meminta-minta jatah di setiap proyek.

Demikian dikatakan Direktur Institut Kontrol Anggaran Daerah (IKAD) Kabupaten Lombok Barat HM Zubaedi Kamis 14/11.

"Kami sangat prihatin dengan kondisi Lobar, ada Kepala Dinas yang terjaring OTT," tukasnya.

Dengan kejadian ini tegasnya, diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi para kepala OPD yang ada di Kabupaten Lombok Barat terutama kepada Bupati agar lebih perketat lagi melakukan pengawasan terhadap Kepala Dinas yang diangkat menjadi pembantunya.

"Atas kasus ini, menjadi cambuk dan agar dijadikan pembelajaran bagi seluruh Kepala OPD yang lainnya," tekannya.

Pihaknya menduga selain di Dispar, tidak menutup kemungkinan juga praktek seperti ini ada terjadi di proyek yang lain, untuk itu, sebagai masyarakat pihaknya mendukung upaya dari aparat penegak hukum yang sudah bekerja untuk memberantasnya praktek korupsi di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

"Kami dukung APH terus bekerja untuk memberantas praktek korupsi di Lobar," ujarnya. (W@N)
Download
Peristiwa OTT, Direktur IKAD Motivasi Bupati Perketat Pengawasan Para OPD

0 Response to "Peristiwa OTT, Direktur IKAD Motivasi Bupati Perketat Pengawasan Para OPD"

Posting Komentar