Pasal Pemecatan Sepihak Kadus, Puluhan Warga Datangi Kantor Desa


Diberhentikan Tampa Alasan, Kadus Suai dan Puluhan Warga Datangi Kantor Desa Pertanyakan Apa Masalahnya.

Lombok Tengah (Insidelobar.com) - Berangkat dari kebijakan Kepala Desa  Tanah Rarang Lombok Tengah dinilai otoriter. Pun kebijakan  tersebut dianggap lemah dan sangat cacat hukum. Pasalnya pemberhentian dan pemecatan perangkat desa sebagai Kepala Dusun Suai dilakukan sepihak dan  tidak mendasar.

Pertegas pasal ketimpangan tersebut,  Puluhan warga Dusun Suai datangi kantor Desa Tanak Rarang, pertanyakan pemecatan Kadus.
Kedatangan para warga ini dimediasi oleh pihak Kecamatan Praya Parat dan mendapat pengamanan Kepolisian Sektor setempat.

Kadus Suai Samsul Hakim yang dipecat menceritakan kronologis pemecatan dirinya kepada sejumlah awak media.

"Berawal sejak saya  mengajukan Surat Cuti  pada tanggal 13 Agustus 2018 lalu, untuk melaksanakan dan mengikuti kontestasi Pilkades Desa Tanak Rarang, dalam isi  Surat  cutinya mengatakan batas akhir Surat Cutinya Setelah Kades Terpilih dilantik," bebernya.

Kemudian kata Samsul hakim, setelah H. Deboh selaku Kades terpilih dilantik, dirinya diberikan surat  permakluman untuk aktif kembali  mengemban tugas sebagai Kadus Suai, namun tak lama kemudian, ia diberhentikan tampa ada masalah dan pasal yang jelas.

"Saya heran, tanpa ada alasan yang jelas saya diberhentikan menjadi Kadus. Dasar pelanggaran saya apa, pun jika itu ada, mestinya penguasa desa harus bijak dan ada regulasi yang mengatur. Kalau sekarang proses pemecatan tak punya alas, ini artinya Kepala Desa terkesan buru buru dan tidak paham aturan," ujarnya.

Bekerja di pemerintahan desa itu semua punya proses dan punya pertimbangan yang jelas. Memang kesalahan saya apa, kalau ada kesalahan, mestinya berlaku bijak dan cerdas tanggap caranya. Kalau tiba tiba ada pemecatan, ini artinya kepala desa asal labrak dan sangat otoriter.

"Berbijaksana itu bukti kecerdasan seorang kepala desa yang faham aturan. Jika itu ada pelanggaran dan kesalahan perangkatnya di bawah, kasi teguran dan kasih peringatan, bukan lantas main pecat sepihak," tukasnya.

Sementara, Kapolsek Praya Barat Sopian  mengatakan, penafsiran hukum maupun peraturan Bupati (Perbub ) masing-masing punya legitimasi.  Tentu kita harus mengacu kepada petunjuk pelaksanaan tehnis terkait tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat Desa Termasuk Kepala Dusun

" Misalkan kalau tidak terjadi kesimpulan atau mufakat dalam musyawarah ini, maka kami sarankan kepada pihak penggugat dalam hal ini Kadus yang diberhentikan itu untung menggambil langkah yakni Digugat ke PTUN saja," tegasnya. (IkhW@N)
Download
Pasal Pemecatan Sepihak Kadus, Puluhan Warga Datangi Kantor Desa

0 Response to "Pasal Pemecatan Sepihak Kadus, Puluhan Warga Datangi Kantor Desa"

Posting Komentar