Malam Gebyar Sunset Jazz, Ribuan Wisatawan Padati Krandangan



Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid Diatas Panggung Senggigi Sunset Jazz Sedang Memberikan Sambutan


Lombok Barat (Insidelobar.com)  - Langkah dan upaya
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memajukan kembali destinasi andalan di Senggigi pasca ditinggal gempa tahun lalu yaitu  melakukan promosi pariwisata. Promo tahunan ini, Pemerintah Daerah (Pemda) kembali menghelat episode event pesona Senggigi Festival sunset jazz. Event dimaksud menjadi langkah efektif dalam menghipnotis angka kunjungan wisatawan local, domestik maupun wisatawan mancanegara.

Malam pesona Senggigi sunset jazz dengan menghadirkan 3 artis local serta dan sejumlah artis ibu kota seperti Battelu FF. Kevin, Pipiet and the maigane's, Ruth Sahanaya, Tami Aulia, Suradipa FF. Richard bersama Gendang Bekeq Perfomance serta tidak ketinggalan Tompi dan Raisa. Helatan agenda tahunan ini, alhasil mampu memukau sekitar 30 ribu wisatawan.
Ruth Sahanaya Tampil Dengan Tembang Andalannya Andai Kan Kau Datang

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid mengatakan, Promosi pariwisata menjadi salah satu kunci penting untuk keberhasilan upaya meningkatkan angka kunjungan turis di suatu objek wisata. Melalui promosi maka wisatawan akan mengetahui bahwa ada lokasi yang menarik untuk dikunjungi.

"Dengan promosi wisata seperti  saat ini sudah barang tentu akan memberikan informasi kepada publik bahwa ada pemandangan alam yang indah, ada budaya lokal yang memiliki keunikan, dan ada kuliner-kuliner lezat yang siap memanjakan lidah yang ditawarkan di Lombok ini," jelasnya Minggu 3/11.

Fauzan mengakui, melihat antusias pengunjung malam ini yang menyaksikan festival ini, secara pribadi menjadi bahagia yang sangat luar biasa untuk membantu mendukung dan mensupport giat pemerintah daerah Kabupaten Lombok Barat dalam mensukseskan acara ini.

Pemerintah daerah hanya memfasilitasi dan memberikan supporting. Sebab sukses dan tidaknya acara ini tergantung kepada kita semua.

"Dan untuk tahun depan, Pemda belum bisa menentukan siapa artis ibu kota yang akan hadir dalam festival yang akan datang. Karena itu, Pemda hanya menunggu usulan dan masukan dari masyarakat umum. Insya Allah akan kami akan penuhi semuanya demi Kabupaten Lombok Barat yang mantab serta demi maju dan berkembangnya pariwisata kita ini.

Dihimbau nya atas permintaan Gubernur dan Wakil Gubernur agar bersama sama menjaga dan perduli terhadap sampah. Dengan begitu, Lombok secara umum akan bersih dan indah serta terbebas dari sampah dalam mewujudkan NTB Gemilang.

"Jika kebersihan ini terjaga, maka pariwisata maju dan event semacam ini insya Allah akan terus diselenggarakan," pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Lobar Ispan Junaidi mengungkapkan, Imec promision adalah tugas Pemda, jika berbicara jazz kesannya sangat elitis. Karena khususnya di Lombok ini branding-nya kecimol. Tidak kebayang setelah empat periode yang dibicarakan oleh entertainment tentang Lombok, lagi lagi tidak ada kecuali kecimol.

Makanya tugas pariwisata ini adalah membuat branding dan Imec dan efeknya ternyata yang sharing promision adalah industri. Para pelaku industri dan para pelaku bisnis hotel hotel dengan menjual jazz on the great.

"Besok mereka mau jual lagi dan hari ini hotel Jayakarta khabarnya menjual Senggigi Sunset Jazz. Dipastikan tamu tamunya dari Jakarta ke Senggigi," ujarnya.

Artinya jazz ini sudah diakui masyarakat dan pelaku industri serta dirasakan efeknya, tegasasnya.

Ruth Sahanaya (53) pukau sekaligus bawa penonton bernostalgia dengan lagu-lagu hitsnya di acara Senggigi Sunset Jazz 2019 yg mengambil venue di pantai Kerandangan Senggigi Lombok Barat Minggu.

Hits seperti Andaikan Kau Datang, Astaga dan Keliru berhasil dilantunkan merdu oleh Diva Indonesia yang akrab dipanggil Mama Uthe ini.

Ibu Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Siti Rohmi Djalilah mengaku salah satu fans berat dari Mama Uthe dan tak sekali terlihat ikut bernyanyi riang di seberang panggung saat Diva berumur  53 tahun ini melantunkan lagu-lagunya.

Weti (45) seorang karyawan asal Bali yg sudah beberapa tahun ini sudah tinggal di Lombok mengaku sengaja datang bersama teman-temannya untuk menyaksikan acara Senggigi Sunset Jazz 2019 ini.

"Tadi udah Mama Uthe dan nanti mau nunggu Tompi" tuturnya ceria.

Dia mengaku suka lagu-lagu mama Uthe terutama lagu Astaga.

"maklum lah lagu-lagunya mama Uthe kan emang lagu di masa saya dulu" sambungnya.

Terlihat mulai dari anak-anak, remaja hingga tengah baya memadati pesisir pantai Kerandangan sejak pukul  16.30 sore tadi untuk menyaksikan artis-artis yang akan tampil selanjutnya sampai malam penghujung acara. (LuN)
Download
Malam Gebyar Sunset Jazz, Ribuan Wisatawan Padati Krandangan

0 Response to "Malam Gebyar Sunset Jazz, Ribuan Wisatawan Padati Krandangan "

Posting Komentar