Tingkatkan Kinerja, Delapan Jabatan Eselon ll Digeser


Mutasi Pejabat Eselon ll

Lombok Barat - (Insidelobar.com) - Upaya peningkatan hasil kerja, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) melakukan mutasi pejabat eselon II di lingkup Pemerintahan dengan menunjuk penempatan baru dan menyisakan sejumlah OPD dalam posisi kosong.

Hasil mutasi tersebut, delapan orang pejabat eselon II di geser dari jabatannya yang lama, delapan pejabat tersebut yaitu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan  H Subandi di rolling menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMP2TSP). Kepala Dinas Sosial Hj Ambaryati di geser menjadi Kepala Dinas Kesehatan, sedangkan Kepala Dinas Kesehatan H Rahman Sahnan Putra dipindahkan ke Dinas Ketahanan Pangan. Selain itu ada Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah H Mahyudin di pindahkan menjadi Asisten III Pemkab Lobar. Posisi Kepala BPKAD di isi oleh H Fauzan Husniadi  yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Damkar Lobar. Kemudian ada nama Mahnan, Kasat Pol PP Lobar digeser menjadi Kepala BPBD Lobar, sedangkan Kepala BPBD Lobar H Najib di pindahkan menjadi Kepala Dinas Perhubungan, sedangkan kepala dinas perhubungan H. Saikhu dipercayakan menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah Lobar.

Tidak hanya itu, penempatan jabatan Kepala Dinas Sosial, Dinas Kelautan, Pol PP dan Dinas Damkar masih kosong.
Total ada sekitar sembilan kepala OPD yang masih kosong, selain yang empat diatas ada juga Sekretaris Dewan masih kosong, Kepala Dinas Dispora,  Kepala Kominfo dan Inspektorat Kabupaten Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid dalam arahannya menegaskan, mutasi yang dilakukan ini tidak hanya sekedar untuk penyegaran, tetapi untuk upaya  peningkatan hasil kerja untuk kesejahteraan masyarakat Lombok Barat.

"Mutasi ini harus bisa meningkat kesejahteraan masyarakat Lombok Barat," tegasnya.

Bupati dua periode ini menekan kepada semua pejabat yang ada di Kabupaten Lombok Barat untuk terus melakukan sinergi sehingga meningkatkan hasil untuk daerah.  Pada tahun 2020 nanti Pemkab Lobar akan memberi Tunjangan Kinerja (Tukin), dimana patokan pembayaran akan menggunakannya tingkat kehadiran, namun juga sekarang sedang digodok agar indikator pembayaran tukin bisa berpatokan dari kinerja.

Untuk kasus OTT, Bupati menekankan agar kasus itu dijadikan sebagai tantangan untuk lebih berhati-hati lagi, tantangan untuk lebih meningkatkan keihklasan dalam bekerja.

"Kita menjadi ASN sifatnya itu adalah untuk pengabdian dan amanah," pungkasnya. (IkhW@N)

Download
Tingkatkan Kinerja, Delapan Jabatan Eselon ll Digeser

0 Response to "Tingkatkan Kinerja, Delapan Jabatan Eselon ll Digeser"

Posting Komentar