Akhir Episode Operasi Zebra, Ribuan Pelanggar Tertilang Puluhan Terindikasi Bodong

Kapolres Lombok Barat AKBP Hery Wahyudi Didampingi Wakapolres Kompol Lalu Salehuddin dan  Kasat Lantas Iptu I Made Sugiarta Serta Kasubag Humas Iptu Wayan Sandiarse Saat Gelar Pers Konfres Terkait Hasil Akhir Operasi Zebra Gatarin

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Episode akhir setelah dua pekan Operasi Zebra Gatarin 2019 di wilayah Lombok Barat, ribuan pelanggar baik roda dua maupun roda empat terjebak sanksi tilang. Alhasil, terdapat sejumlah diantaranya puluhan kendaraan terindikasi bodong dan kini diamankan di Mapolres.

"Kami sebelumnya sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat akan pentingnya tertib berlalulintas, karena akhirnya terus melanggar, mereka terjebak sanksi tilang," ungkap Kapolres Lombok Barat AKBP Hery Wahyudi melalui Pers Konfres di ruang Bale Wartawan 7/11 Rabu ini.

Ditekankan, jangan karena operasi zebra sudah selesai, lantas masyarakat atau pengendara justru semakin menyampingkan kesadaran berlalu lintas, sebab kita masih akan tetap melakukan pengawasan dengan kegiatan operasi lainnya. Sehingga tegasnya, kesadaran pengendara dapat diminimalisir dan patuh berlalulintas.

"Kegiatan razia akan tetap ditegakkan hingga sebelum akhirnya pergantian tahun 2019. Razia ini tetap akan digalakkan, ini guna menekan jumlah lakalantas yang terjadi di wilayah kita," tekannya.

Dibandingkan antara 2018 dengan 2019 lanjut Hery, di episode terkini  mengalami perubahan peningkatan yang sangat signifikan terkait lakalantas.Dimana tahun 2018 kemarin terjadi lakalantas dengan 2 kasus, sedangkan di tahun 2019 ini meningkat menjadi 6 kasus.

"Kalau masalah lakalantas lebih kepada kelalaian sampai akhirnya meninggal dunia," ujarnya.

Operasi zebra gatarin 2019 khusus di Polres Lobar kata Hery, pihaknya melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalulintas sebanyak 1729 perkara dan berupa teguran 415 perkara. Polisi melakukan penindakan untuk di  tilang dengan mengamankan jaminan barang bukti berupa STNK sebanyak 1379, kemudian SIM sebanyak 151 dan mengamankan roda dua sebanyak 182 dan roda 4 sebanyak 17 unit.

Sedangkan penindakan di 2018 lalu sebanyak 643 pelanggaran dengan tilang sebanyak 470 perkara dan teguran sebanyak 173 perkara.

"Perbandingan antara 2019 dan tahun kemarin hampir dua kali lipat penidakannya sekarang," bebernya.

Dalam operasi itu, terdapat diantaranya sejumlah motor yang terindikasi bodong. Sekitar dua puluhan kendaraan ini sampai sekarang belum diambil oleh pemiliknya. Padahal, kalau motor tersebut memiliki kelengkapan, silakan saja diambil dan itu tidak dilakukan pungutan sedikit pun.

"Jumlah yang diduga bodong ini sebanyak 20 an kendaraan yang diamankan dalam operasi zebra sekarang," bebernya.

Kedepan katanya, polisi akan lebih melakukan upaya sosialisasi dan edukasi pada masyarakat,terutama dengan menyasar sekolah sekolah dalam meningkatkan kesadaran mereka. Terutama memberikan pemahaman kepada orang tua agar jangan memberikan kendaraan kepada anak yang belum cukup umur karena sangat berpotensi kepada lakalantas. Dari orang tua harus lebih waspada tentang bahaya korban lakalantas ini.

"Penyumbang terbanyak pelanggaran lalin dan lakalantas ini dari anak di bawah umur," jelasnya. (IkhW@N)
Download
Akhir Episode Operasi Zebra, Ribuan Pelanggar Tertilang Puluhan Terindikasi Bodong

0 Response to "Akhir Episode Operasi Zebra, Ribuan Pelanggar Tertilang Puluhan Terindikasi Bodong"

Posting Komentar