Satlantas Lobar Bidik Delapan Pelanggar Ranmor, Puluhan Terjebak Sanksi Tilang


Siaga Patroli Saat Gelar Apel Pasukan Zebra

Sejumlah Petugas Dari Satlantas Tengah Sibuk Meregistrasi Sejumlah Pengendara Nakal

Lombok Barat (Insidelobar.com)
- Kepada seluruh lapisan masyarakat, dihimbau agar setiap bergegas bepergian menggunakan kendaraan bermotor, supaya wajib membawa kelengkapan SIM, STNK dan memakai helm berstandar SNI. Himbauan dimaksud,  menyusul berlangsungnya Operasi Zebra  2019 dimulai hari ini 23 hingga tanggal 5 November itu selama 14 hari oleh Satuan Lalulintas Polres Lombok Barat.

Kasat lantas Lobar Iptu I Made Sugiarta
menjelaskan, dalam implementasi di lapangan nanti, Operasi Zebra prioritas utamanya yaitu pada pengendara yang tidak menggunakan helm dan pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman. Selain itu ditujukan pada pengendara yang menggunakan HP di jalan saat berkendara, kemudian pengendara yang melanggar arus lalu lintas.
Kapolres Lombok Barat Saat Pimpin Gelar Pasukan Sebelum Membuka Operasi Zebra

Operasi Zebra bertujuan meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat, dalam mewujudkan sel-sel lantas khususnya yang ada di Kabupaten Lombok Barat ini. Selain itu, operasi ini merupakan operasi penegakan hukum bidang lalu lintas untuk menekan dan meminimalisir angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Pihaknya  menerjunkan sebanyak 53 personil gabungan dan dibantu oleh unsur TNI.

"Kami himbau bagi masyarakat pengguna jalan, sebelum mengendarai kendaraan agar tolong dicek kembali surat-surat kelengkapan seperti SIM,  STNK dan jangan lupa untuk menggunakan helm dan khusus pengguna roda empat jangan lupa untuk menggunakan sabuk pengaman demi keselamatan," tegasnya.
Salah Satu Pick Up Yang Terjebak Melebihi Kapasitas Muatan Terkena Sanksi Tilang

Sebelum digelarnya Operasi Zebra sekarang lanjut Made Sugiarta, Jajaran Satlantas Polres Lombok Barat sebelumnya, melakukan kegiatan kampanye atau sosialisasi terhadap pemberlakuan tata tertib berlalu lintas kepada pengendara dibawah umur dengan mendatangi keluarga dan orang tua pengendara.

"Dengan sosialisasi yang dilakukan secara masif, akan menumbuhkan kesadaran dari masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas dan menghindari segala bentuk pelanggara khususnya yang berpotensi terjadinya kecalakaan lalu lintas," terangnya.

Dikatakannya, terdapat 8 prioritas pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran yakni, pengendara sepeda mtor yang tidak menggunakan helm standart, pengendara kendaraan bermotor (Ranmor) Roda empat (R4) atau lebih yang tidak menggunakan safety belt, atau tidak menggunakan sabuk pengaman, laju kendaraan melebihi batas kecepatan,  mengemudikan Ranmor dalam pengaruh alkohol, pengendara Ranmor yang masih dibawah umur, Ranmor menggunakan hand phone pada saat mengemudikan kendaraan, melawan arus, serta memeriksa kelengkapan surat-surat Ranmor saat mengemudi.

"Bagi pengendara yang melanggar, kami akan memberikan sanksi tilang," ujarnya.

Untuk Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) kata Made Sugiarta terdapat satu titik yang menjadi pusat operasi, seperti jalan  di sekitar bundaran Giri Menang Square (GMS). Namun titik operasi ini, pihaknya juga menyasar perbatasan-perbatasan Barat Timur dan Tengah serta diantara perbatasan Kabupaten Lombok Barat dan kota Mataram. Lokasi lokasi yang dimaksud terindikasi rawan terjadi pelanggaran.

"Kami fokus pada KTL di sekitar GMS, kemudian antara perbatasan Lobar dan Loteng seperti di jalur lintas Keling. Perbatasan Lobar dan Mataram di sekitar Bengkel Labuapi dan jalur lintas perbatasan lainnya," ungkap dia.

Terkait operasi di hari pertama ini bebernya, Sugiarta mengungkap sejumlah kasus pelanggaran yang dibuka tepat depan Mapolres. Operasi yang melibatkan pihak TNI ini, menjaring puluhan pelanggar ranmor baik R4 dan R2.

"Alhasil, kami jaring sebanyak 58  pelanggar Ranmor. Yang tidak bisa menunjukkan SIM sebanyak 6 Pengendara. STNK, 58 Ranmor diantaranya terdapat 1 R4 dan 4 R2, pungkasnya. (IkhW@N)
Download
Satlantas Lobar Bidik Delapan Pelanggar Ranmor, Puluhan Terjebak Sanksi Tilang

0 Response to "Satlantas Lobar Bidik Delapan Pelanggar Ranmor, Puluhan Terjebak Sanksi Tilang"

Posting Komentar