Disorot, Penerangan Jalan dan Fasilitas Toilet Pengunjung Agar Diperhatikan


Pantaun Media Kondisi Fisik Toilet Yang Tidak Terurus dan Beraroma Tidak Sedap

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Dikeluhkan, sejumlah fasilitas umum disepanjang kawasan destinasi wisata Sengigi, diminta dijamin keberadaannya. Pasalnya, disekitar kawasan Batu Bolong dimaksud, tak ada lampu penerang jalan dan toilet disekitarnya tidak bisa manfaatkan serta diminta agar  diperhatikan oleh pemerintah.

Pedagang asal Batu Layar Suhaili yang dimintai keterangannya mengungkapkan, sejak lima bulan dirinya menjajakan dagangannya, kebanyakan penyumbang terbanyak mengeluhkan tidak adanya fasilitas yang tersedia sebagai tempat pembuangan khajatan air kecil. Hal tersebut disebabkan rusaknya fasilitas yang ada hingga tidak bisa dimanfaatkan lagi.

Bagaiman tidak, sering dipertanyakan oleh pengunjung, namun lagi lagi karena kondisinya kering dan aroma yang menyengat, terpaksa mereka harus berlari kabur penuh kekesalan.
Nampak Kondisi Toilet Mampet dan Tidak Bisa Dimanfaatkan dan Berantakan Tak terurus. Tak Berair Bahkan nampak coklat Berkarat

"Ada fisiknya, tapi gak bisa dipakai karena kondisinya sudah kering dan warna berkarat. Kadang kadang yang tidak tahan, yah terpaksa khajat sembarangan tempat, itu yang membuat kondisinya kumuh dan bau menyengat," bebernya.

Kondisi toiletnya sudah seharusnya diperbaiki atau sekalian ajah diganti yang baru. Sebab kalau tidak, sudah barang tentu akan mempengaruhi kunjungan pendatang. Dampaknya juga mengurangi pembeli pada dagangan kita disini.

"Ada yang datang tapi hanya sebentar dan tiba tiba pergi meninggalkan tempat ini. Padahal dulu boleh dibilang jadi sentra pengunjung, sekarang malah sepi dan kadang kadang datang dan berlalu," ungkapnya.

Diharapkan, agar Pemerintah Daerah Lombok Barat segera atensi terkait kondisi fasilitas disini. Jangan sampai kemudian destinasi kita semakin sepi ditinggal pergi, pintanya.

Terpisah, Ruslan pengunjung asal Bonjeruk Lombok Tengah mengeluhkan mengenai gelapnya jalur lintas utama kawasan Sengigi. Menurutnya, lampu jalan yang seharusnya terpasang untuk penerangan jalan, agar jangan dibiarkan mencengkam. Sebab saban waktu sesekali datang bersama istri dan anaknya, kondisinya tidak ada perubahan dan gelap gelap saja, kan lucu ini.

"Saya sesekali datang berkunjung sore hingga menikmati malam, namun sayangnya lampu penerang jalan yang tak dihiraukan. Kadang ketakutan sih, namanya juga gelap sekali," tukasnya.

Bukan tidak mungkin lanjut Ruslan, kawasan Sengigi yang dulunya terang, sekarang justru berubah gelap gulita. Ini salah satu yang bisa mengundang rawan  kejahatan. Apa lagi disini perbukitan, kan riskan keamanannya, jadi kalau bisa intervensi pemerintah terkait agar melihat dan merespons jangan terkesan diam.

"Jangan sampai jadi rawan kejahatan, mestinya soal Lampu penerang jalan ini agar bisa disikapi oleh pemerintah," harapnya.

Mudahan pemerintah bisa menjamin keamanan demi kenyamanan pengunjung, pungkasnya. (IkhW@N)
Download
Disorot, Penerangan Jalan dan Fasilitas Toilet Pengunjung Agar Diperhatikan

0 Response to "Disorot, Penerangan Jalan dan Fasilitas Toilet Pengunjung Agar Diperhatikan"

Posting Komentar