Ciptakan Generasi Produktif dan Berprestasi, Pemkab Lombok Barat Canangkan Program Aksi Bergizi


Menuju Generasi Sehat Cerdas Produktif dan Berprestasi, Pemkab Lombok Barat Canangkan Aksi Bergizi

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mencanangkan program Aksi Bergizi. Pencanangan dirangkai dengan senam bersama dan aksi minum Tablet Tambah Darah (TTD) oleh ratusan pelajar yang hadir.

Program Aksi Bergizi ini sendiri adalah intervensi kepada para remaja dengan memberikan suplemen gizi maupun perubahan perilaku sehat dan gizi. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya kekurangan gizi dan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku para remaja tentang kesehatan reproduksinya.

Bupati Fauzan Kahlid menyebutkan, ntervensi dari program ini memiliki tujuan yang cukup besar, yaitu memperbaiki status gizi makro, gizi mikro serta perilaku yang lebih sehat. Program Aksi bergizi ini akan memiliki dampak yang sangat besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, karena aksi bergizi ini tidak hanya berdampak pada pencegahan stunting, namun juga dapat menurunkan angka kematian ibu dan kematian bayi yang pada akhirnya dapat meningkatkan umur harapan hidup, sehingga juga akan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Lombok Barat.

“Sekitar tahun 2016 lewat Dinas Kesehatan sudah melakukan sensus tentang kondisi gizi anak di Lombok Barat, terutama yang perempuan. Kita di Lombok Barat tingkat persentasenya tinggi sekali, sekitar 60-70 persen terutama pada perempuan. Pertama, anemia dan kedua kekurangan gizi,” terangnya.

Untuk lebih memaksimalkan program ini, Pemkab Lombok Barat kemudian menuangkan aksi ini dalam Peraturan Bupati (Perbup) No. 49 Tentang Aksi Bergizi di satuan pendidikan. Perbup ini memberikan celah kepada setiap satuan pendidikan untuk bisa menganggarkan bantuan kepada para siswa/siswi, kemudian anggaran sosialisasi kepada siswa/siswi termasuk orang tua/wali untuk memperhatikan gizi dan nutrisi.

“Masa depan bangsa kita itu ada pada pundak mereka. Saya kira tidak ada artinya kita berbicara tentang Four Point O (4.0) tanpa menyiapkan generasi muda kita dari sekarang supaya mereka sehat dari sisi jasmani dan tentunya juga rohani,” ujarnya.

Dijatakannya, Kabupaten Lombok Barat sendiri memiliki progres yang sangat baik dalam penurunan angka kasus stunting. Dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI, Kabupaten Lombok Barat mampu menurunkan kasus stunting secara signifikan. Dari angka 49.8% di tahun 2007 menjadi 25.4% di tahun ini. Melalui intervensi sejak pre kehamilan dengan program Aksi Bergizi ini diharapkan target Lombok Barat bebas stunting tahun 2024 dapat tercapai.

“Penurunan stunting di Lombok Barat ini hasil dari perjuangan bersama sekaligus bentuk kepedulian dari UNICEF, bahwa Lombok Barat dijadikan pilot project sebagai salah satu daerah yang berhasil menurunkan stunting dengan progresnya sangat bagus,” ungkap Fauzan.

Sementara, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan RI, Kartini Rusnandi menyambut baik program Aksi Bergizi yang dicanangkan Lombok Barat. Kartini menilai masyarakat Indonesia masih kurang dalam melakukan aktivifas fisik, dan makan buah dan sayur. Ia berharap dengan dicanangkannya program ini prilaku masyarakat dapat menjadi lebih sehat.

"Saya ucapkan terima kasih sudah digemakan bagaimana beraktivifas fisik dengan senam bersama tadi. Satu hal lagi kami meminta bahwa Lombok Barat bisa mencanangkan juga bagaimana anak-anak di sekolah harus setiap hari bisa berolahraga. Semoga kegiatan ini juga dapat memacu masyarakat Lombok Barat untuk menjadikan anak-anak yang sehat, bugar, produktif dan berprestasi," harapnya. (IkhW@N)
Download
Ciptakan Generasi Produktif dan Berprestasi, Pemkab Lombok Barat Canangkan Program Aksi Bergizi

0 Response to "Ciptakan Generasi Produktif dan Berprestasi, Pemkab Lombok Barat Canangkan Program Aksi Bergizi"

Posting Komentar