Ungkap Hasil Operasi Patuh Gatarin, 60 PNS Berperkara Melanggar dan Pelajar Penyumbang Terbanyak


Pers Konfrens Ungkap Hasil Operasi Patuh Gatarin 2019 

Lombok Barat (Insidelobar.com) Operasi Serempak Patuh  Gatarin 2019, Kepolisian di wilayah Resort Lombok Barat ungkap penjaringan pelanggar tertib lalulintas. Giat operasi Patuh yang digelar selama dua minggu tersebut, ratusan pelanggar terjaring dan mendapat penyumbang terbanyak dari usia belum cukup serta menjaring 60 pelanggar yang berstatus PNS.

Wakapolres Kompol Lalu Salehuddin mengatakan, target Operasi Patuh 2019, menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) dengan melaksanakan kegiatan proaktif dan pendekatan preventif serta mengambil tindakan hukum.

Operasi Patuh Gatarin 2019 di Wilayah Polres Lombok Barat beresensi memberikan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesadaran berlalu lintas, dapat mentaati dan mematuhi aturan yang ada. Operasi yang di buka 29 Agustus hingga 11 September, terjaring ratusan pelanggar yang didominasi pengendara dibawah umur.

"Pengendara yang melanggar, kami melakukan tindakan dimulai dari preentif, preventif kemudian penegakan hukum. Karena melanggar, kami tilang," tegasnya.
KBO Lantas I Ketut Suriarta, SH Saat Memeriksa Pengendara Dengan Cara Santun dan Beretika 

Penilangan ini lanjut Salehuddin, tidak serta merta diusulkan, namun sebelumnya polisi telah melakukan sosialisasi mengenai aturan aturan dalam hal berlalulintas.

Hasil penjaringan operasi tahun 2018 lalu, pihaknya telah melakukan tilang sebanyak 2741 sedangkan di 2019 sekarang mengalami penurunan dengan angka tilang sebanyak  1858.

"Tahun ini ada penurunan pelanggar. Ini artinya, pelanggaran di wilayah Polres Lobar menunjukan bahwa, kesadaran masyarakat terhadap berlalulintas perubahannya membaik ," ujarnya.

Pihaknya akan terus menekan dan terus sosialisasi terkait tatacara berlalu lintas bagaimana melakukan berlalu lintas yang baik. Terutama kepada pengendara yang di bawah umur.

"Kami akan terus bersosialisasi untuk  mendorong dan motivasi para pelajar dari mulai SD, SMP, SMA untuk Dikmas Lantas," sigapnya.

Mengenai pelanggar di bawah umur kata dia, sebenarnya bukan saja tanggungjawab kepolisian, namun hal ini pun menjadi tanggungjawab bersama terutama tanggungjawab orang tua dan keluarga agar bisa mengingatkan anak pelajar yang masih dibawah umur ini, tutupnya.

Sementara, Kasat lantas Lobar Iptu  I Made Sugiarta SH menjelaskan, dari hasil Operasi Patuh Gatarin, Satlantas telah menyita Barang Bukti berupa STNK sebanyak 1510 lembar dan 148 lembar SIM. Ditambah 192 roda dua dan sebanyak 8 roda 4.

Kendaraan yang terlibat operasi yakni, sebanyak 1440 sepeda motor, sedangkan mobil penumpang 240 unit ditambah 35 unit Bus dan 45 unit mobil barang serta 138 kendaraan khusus. Sehingga total kendaraan yang ditilang mencapai 1858.

" "Dari hasil data yang kami rilis, sebanyak 160 berstatus PNS berperkara melanggar, karyawan atau swasta 1119, pelajar dan mahasiswa tercatat 314 pelanggar dan 145 pengemudi serta lainnya 200 pelanggar," ungkap I Made Sugiarta.

Lebih lanjut kata pria asal Cakranegara Mataram ini, kedepannya pihaknya akan lebih melaksanakan penekanan terhadap tata tertib berlalulintas, dengan begitu angka kecelakaan dapat diminimalisir terhadap jatuhnya korban jiwa.

"Tapi sebelumnya,  kami akan lakukan sosialisasi dulu terutama kepada pengendara yang masih berstatus pelajar yang masih dibawah umur," ucapnya.

Untuk itu, ia mengajak kepada segenap dan seluruh lapisan masyarakat, agar taat dan patuhi terhadap aturan yang ada, kemudian agar dapat melengkapi administratif dan perlengkapan lainnya saat berkendara, pungkasnya. (IkhW@N)
Download
Ungkap Hasil Operasi Patuh Gatarin, 60 PNS Berperkara Melanggar dan Pelajar Penyumbang Terbanyak

0 Response to "Ungkap Hasil Operasi Patuh Gatarin, 60 PNS Berperkara Melanggar dan Pelajar Penyumbang Terbanyak"

Posting Komentar