Hasil Pengajuan Keberatan, RSUD Patut Patuh Patju Dipastikan Tidak Turun Kelas

Direktur RSUD Patut Patuh Patju drg. H. Arbain Ishak

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Setelah merebak informasi Hasil Review Kelas Rumah Sakit, terdapat 615 dari 2.170 rumah sakit (RS) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan turun kelas. Salah satu diantaranya yaitu, RS Patut Patuh Patju Lombok Barat disinyalir turun kelas C ke D. Hal tersebut menyusul dikeluarkannya surat bernomor HK.04.01/I/2963/2019 tentang Rekomendasi Penyesuaian Kelas rumah sakit.

Namun setelah pihak RSUD Patut Patuh Patju anulir dengan mengajukan keberatan hasil review rekom Kementerian Kesehatan dimaksud, hasil validasi kembali, RSUD Lombok Barat batal turun kelas dan tetap dengan kelas semula.

Perihal tersebut dibenarkan Direktur drg. H. Arbain Ishak saat dimintai keterangan media ini.
Menyangkut perihal tersebut tidak lama adanya setelah pihak rumah sakit melakukan sanggahan penyesuaian kelas, dengan merekam kompetensi rumah sakit, baik dari aspek sumber daya manusia (SDM) maupun sarana dan prasarana lainnya.

"Alhamdulillah kita sudah mengajukan sanggahan keberatan mengingat surat tersebut, sifatnya hanya rekomendasi, dimana hal itu masih bisa diberikan kesempatan kepada semua rumah sakit dengan melampirkan data yang sesuai dengan acuan Kementerian," ungkapnya.

Begitu review keluar, pihak RSUD Patut Patuh Patju sudah langsung tindaklanjuti dengan melampirkan data data sesuai yang dibutuhkan untuk divalidasi. Karena sebenarnya dari segi data sudah tidak ada masalah karena pihaknya kerjasama dengan BPJS. Untuk itu, mengenai hasilnya sudah mencapai diatas 80 persen, hanya saja, kendalanya terkait validasi di Kementerian itu, yang masih ada kekeliruan.

"Setelah divalidasi dan di review kembali oleh Kementerian, RSUD Patut Patuh Patju tidak lagi masuk daftar tetap, seperti yang pernah  direkomendasikan dalam penyesuaian kelas," tegasnya.

Lebih lanjut kata H. Arbain, Kita sudah keluar dari daftar data penyesuaian kelas itu, RSUD Patut Patuh Patju masih dalam kelas yang sekarang dan tidak terbentur dengan aturan sesuai indikator Kementerian yang harus melakukan  penyesuaian. Karena saat ini kita masih tetap dalam posisi kelas C.

"SDM dan Dokter kita sudah mantab ditambah dengan penunjang Sarana dan Prasarana sudah lengkap. Bahkan sejauh ini rumah sakit kita inikan sedang diupayakan untuk naik ke kelas B. Hanya saja saat ini, tinggal beberapa unit lagi yang akan dilengkapi. Ini juga menjadi data pembanding untuk hasil review kemarin," ujarnya.

Saat ini lanjut H. Arbain, pihaknya akan mengembangkan sistem rumah sakit saja yang akan dilengkapi dengan alat pendukungnya terutama masalah komputer. Ditambah dengan sistem informasi rumah sakit dan akan dilanjutkan dengan Sisrana, Sisrute dan Sismadak. Sambil jalan kita akan lengkapi semua.

"Tahun depan reviewnya dipastikan akan lengkap. Ini harus jalan dan itu yang sedang kami siapkan," terangnya.

Disatu sisi tutur dia, salah satu yang bisa menunjang jalannya rencana kita dibutuhkan dengan kesiapan anggaran. Untuk itu diharapkan pada Pemda Lobar agar bisa di support soal anggaran ini. Karena jika mengandalkan rumah sakit, jelas kondisinya tidak mampu, sebab sejauh ini, pendapatan rumah sakit hanya untuk pelayanan dan operasional rumah sakit.

"Sementara untuk pengembangan, kami tidak mampu kecuali didukung oleh Pemda," pintanya.

Memang, kebutuhan dana untuk pemenuhan pengadaan SisRS, Sisranab, Sismadak, Sisrute dan lainnya. Untuk memenuhi sejumlah Sistem ini, dibutuhkan dana hingga 2 Milyar untuk membeli perlengkapan alat alat  yang ada. Sebab ini harus ada, karena kalau tidak, kita tidak bisa mencapai nilai yang ditetapkan akan terancam dengan panismen atau akan di sanksi penyesuaian kelas.

"Untuk menjaga  indikator ini, kami harap Pemda bisa bantu support dengan bantuan anggaran," tutupnya. (IkhW@N)
Download
Hasil Pengajuan Keberatan, RSUD Patut Patuh Patju Dipastikan Tidak Turun Kelas

0 Response to "Hasil Pengajuan Keberatan, RSUD Patut Patuh Patju Dipastikan Tidak Turun Kelas"

Posting Komentar