Anggaran Tugas Pembantuan Kemendag RI, Peruntukan Bangun Pasar Relokasi Gunung Sari

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Barat Drs, Agus Gunawan

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Pemerintah Daerah Lombok Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus meningkatkan infrastruktur pembangunan pasar relokasi Gunung Sari tahap l dan tahap ll. Anggaran gendut yang  bersumber dari Tugas Pembantuan (TP) Kementerian Perdagangan tersebut, senilai 3,4 untuk tahap l dan 3,7 untuk tahap ll.

Kepala Disperindag Lobar, Agus Gunawan mengungkapkan, atas upaya dan kerja keras pemerintah daerah menjemput bola ke pusat,  pihaknya dipercaya dan digelontorkan anggaran milyaran dari TP Kemendag untuk pembangunan pasar Gunungsari tahap I dan tahap II. 

Dua unit pasar Gunung Sari tersebut, akan menempati lokasi sama dengan anggaran yang berbeda ini. Dipastikan pasar ini akan mampu menampung sebanyak 250 pedagang.

"Untuk pembangunan pasar Gunungsari I dan II sudah kita peroleh dana TP dari Kemendag masing-masing senilai Rp 3.4 Miliar dan rp 3.7 miliar," jelas Agus.

Pembangunan pasar ini lanjut Agus, menjadi sarana penting untuk kemaslahatan bersama terutama untuk para pedagang. Sejauh ini tuturnya, ada sejumlah pedagang yang keberatan dan protes karena kondisi pasar relokasi yang ditempati saat ini. Bahkan diakuinya, dirinya sempat menemui para pedagang untuk memperjelas perihal penanganan pasar tersebut. Setelah diberikan penjelasan, para perwakilan pedagang pun tidak lagi memprotes dan berkeluh kesah lagi.

Dikatakannya, pihaknya juga membantu memfasilitasi asosiasi pedagang dipasar yang dimaksud.  Asosiasi ini menjadi wadah untuk mempermudah mediasi dan komunikasi dalam hal pengelolaan kedepan. Asosiasi ini juga dilibatkan dalam berbagai hal, termasuk proses Relokasi.

"Kami sendiri menargetkan agar pasar ini kedepan bisa menjadi pasar percontohan untuk mengimbangi Pasar Kebon Roek,  sehingga pedagang dari lobar dan KLU bisa ke pasar kita," ujarnya. 

Pasar yang dibangun ini dengan sendiri tipe D dan bisa menampung 125 orang pedagang. Hanya saja pasar ini belum mampu menampung semua pedagang yang berjumlah 450 orang. Sehingga pihaknya pun membangun pasar tahap II dari bantuan Kemendag juga.  Kedua pasar yang diangun ini berada di lokasi yang sama dengan posisi berderet sehingga mampu menampung 250 pedagang. Sisanya pihaknya selanjutnya akan membangun pasar gunungsari III, sehingga mampu menampung semua pedagang.

"Di kawasan pasar ini sendiri  disusun grand desain melibatkan semua OPD terkait, misalnya Dinas PU menyangkut jalan, terminal ditangani oleh Dinas perhubungan,' jelas Agus.

Sementara, Kabid Kemetrologian Disperindag, Lalu Aga Farabi menambahkan, proses pembangunan pasar sudah mulai berjalan satu minggu lalu. Di lapangan sudah dilakukan penggalian dan persiapan bahan pabrikasi.  Sambil kata dia dilakukan penataan lahan untuk lokasi parkir.

"Kontrak proyek pembangunan pasar ini mulai 26 agustus. Masa kerja nya empat bulan kedepan atau selama 120 hari," jelas dia. 

Untuk pembangunan pasar tahap I nilai kontraknya mencapai Rp .3.4 miliar lelah. Sedangkan untuk proyek pembangunan pasar Tahap II senilai Rp 3,7 miliar sedang dalam proses tender. Rencana  kontrak pengerjaan Proyek ini selama 90 hari sampai akhir september. (IkhW@N)
Download
Anggaran Tugas Pembantuan Kemendag RI, Peruntukan Bangun Pasar Relokasi Gunung Sari

0 Response to "Anggaran Tugas Pembantuan Kemendag RI, Peruntukan Bangun Pasar Relokasi Gunung Sari"

Posting Komentar