Pertama Kali Diadakan di Lobar, SMPN 1 Labuapi Gelar Lomba Menu Sarapan Sehat

SMPN 1 Labuapi Menggelar Lomba Menu
Sarapan Sehat Yang Dihadiri Para Juri Dari Dinas Kesehatan Lombok Barat
Lombok Barat (Indsidelobar.com) - SMP Negeri 1 Labuapi Lombok Barat, Sabtu kemarin menggelar lomba menu sarapan sehat. Lomba yang menyajikan beraneka makanan lokal dan modern ini, sebagai bentuk program nyata yang dilakukan SMP peraih peringkat 6 nasional dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) ini dalam melaksanakan aksi berizi sekaligus menjawab implementasi  program Pemd dan pertama kali diadakan di sekolah yang ada di Lobar.

Disamping program ini masuk kegiatan UKS dengan tujuan untuk memperkenalkan kepada anak-anak tentang makanan sehat dan mengimplementasikan serta menularkan di kehidupan sehari-hari di lingkungan terkecil bersama keluarga. 
Dalam lomba yang diiniasi oleh Kepsek SMP 1 Labupai H. Nurdin ini menghadirkan para juri yang kompeten dalam menilai makanan dan jajanan sehat. Para juri berasal dari beberapa unsur seperti Dinas Kesehatan, Puskemas, perwakilan Unicef dan guru. Beberapa tolok ukur penilaian, diantaranya menyangkut terpenuhi menu gizi seimbang, rasa masakan, keanekaragaman menu, penampilan  atau cara penyajian. 

Kepsek SMP 1 Labuapi H Nurdin M. OR mengatakan, lomba ini salah satu program kegiatan UKS yang dilaksanakan sekolah. Ada beberapa kegiatan UKS diterapkan yang dinamakan trias UKS yakni pelayanam pendidikan, kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat.

Kegiatan yang dimaksud, diisi melalui sosialisasi bahaya narkoba, bahaya merokok dan kebersihan lingkungan dengan melibatkan instansi terkait diantaranya pemerintah setempat, puskesmas dan aparat kepolisian.

“Salah satunya kita adakan kegiatan lomba menu sarapan sehat ini, kita ingin memperkenalkan makanan sehat kepada anak-anak, mereka mengenal kadungan dan fungsi dalam makanan, seperti vitamin dan lain-lain,” jelasnya. 

Contoh kecil sebut dia, makanan yang dimakan sehari-hari seperti nasi, roti, ubi dan lain-lain. Kadang-kadang kata dia anak-anak sudah makan nasi, makan mie lagi ditambah lagi makan roti. Padhal makanan ini sama-sama mengandung karbohidrat. 
Disamping anak-anak diperkenalkan apa kandungan dan fungsi aneka buah. Seperti vitamin  apa yang banyak dikandung oleh buah-buahan. Contohnya jambu batu dan pisang yang sering dimakan di kampung oleh anak-anak, selama ini hanya mereka makan saja tanpa mengetahui kandungan dan manfaatnya.

“Apa yang dimiliki kelebihan dari buah ini, dapat diperkenalkan ke anak-anak,” jelas dia.

Dengan mengenal fungsi dan kandungan pada makanan, diharapkan anak-anak menindaklanjuti dan menerapkan ke keluarganya. Anak-anak yang sudah diajari dan dibimbing oleh sekolah, tentang makanan sehat ini secara tidak langsung akan bercerita ke keluarganya.   
Seperti halnya ia membimbing anak-anak membuang sampah pada tempatnya. Sekolah mengajarkan anak memilah sampah, mana sampah organik dan anorganik. Pembiasaan hidup bersih diajarkan sekolah, pada kegiatan-kegiatan belajar, seperti saat pejaran olahraga.  Pada saat pemanasan anak-anak lari keliling lapangan, agar lebih bermanfaat dan berfaedah, anak-anak diminta membawa tas plastic.

“Anak-anak diminta memungut sampah sambil berlari, yang putra pungut sampah yang anorganic sedangkan yang perempuan pungut sampah yang organik, selanjutnya dibuang ke tong sampah yang sudah disiapkan sesuai dengan warnanya,” jelas dia. 

Apa yang dilakukan oleh sekolah ini kata dia, ternyata itulah yang diinginkan oleh pihak Unicef.
Kedepan lomba menu sarapan sehat ini akan tetap dilanjutkan untuk mendukung program aksi bergizi. Apa yang menjadi kekurangan kali ini akan dievaluasi untuk ditingkatkan kedepan. Ia mengaku program pemda seperti Germas, sudah dilaksanakan pihaknya lebih dulu jauh sebelum pemerintah menerapkan program ini. Dimana ia membuat kebijakan, setiap hari sabtu dilaksanakan senam pagi dan makan buah bersama dengan anak-anak. Hari Senin upacara, lalu Selasa, Rabu dan Kamis diadakan literasi dan mengaji 15 menit sebelum masuk kelas.  Dengan adanya aksi berigizi ini, pihaknya sekeda mengganti saja kegiatan pada hari Rabu. Diiisi dengan sarapan bersama, pemberian tablet tambah darah, gosok gigi dan dilaksanakan literasi. 

Juri dari unsur Dikes yang juga Kasi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Wine Frida menyambut baik kegiatan ini. Menurut dia, lomba semacam ini baru pertama kali di adakan Sekolah di Lobar.

“SMP 1 Labupai ini yang pertama kali mengadakan lomba ini, lomba ini  aplikasi dari aksi bergizi program Pemda dalam hal ini Dikes,”jelas dia. 

Aplikasi ini kata dia dilakukan sekolah, dan diharapkan jadi contoh sekolah lain agar melaksanakan kegiatan serupa.  Menurut dia program aksi begizi yang dilakukan Dikes untuk mengatasi masalah anemia (kurang darah) yang masih tinggi dialami remaja di Lobar. Karena itu, pihaknya sudah menggarap SMP dan SMA dengan memberikan tablet tambah darah setiap  hari rabu.

“Ada tiga aksi bergizi ini,  sarapan pagi, pemberian tablet dan literasi tentang kesehatan remaja,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang siswa kelas VII Aslina Yulia Rosada mengaku kegiatan ini sangat Bagus bagi siswa  untuk menambah pemahaman tentang menu sarapan yang sehat.

“Ini sangay bagus untuk menambah pengetahuan siswa dalam hal sarapan berdasarkan standar WHO,”aku dia.  (IkhW@N)
Download
Pertama Kali Diadakan di Lobar, SMPN 1 Labuapi Gelar Lomba Menu Sarapan Sehat

0 Response to "Pertama Kali Diadakan di Lobar, SMPN 1 Labuapi Gelar Lomba Menu Sarapan Sehat "

Posting Komentar