Peran Legislator Srikandi Dari Parpol PKS, Kontrol Turunkan Kemiskinan

Wakil Ketua l Hj.Nurul Adha Dari Parpol PKS Lombok Barat

Lombok Barat (Insidelobar.com)- Peran legislator Srikandi untuk Perwakilan Rakyat di DPRD Lombok Barat periode 2019 - 2024, kini semakin berkurang. Diketahui periode sebelumnya terdapat 7 orang Srikandi, namun peruntukan perolehan kursi untuk Srikandi berkurang menjadi 4 orang. Hasil ini berdasarkan hasil akhir penetapan oleh KPU dan akan dilantik Rabu 14/08 esok hari.

Wakil Ketua l DPRD Lombok Barat Hj. Nurul Adha mengatakan, apapun itu, seberapa besar capaian dan  perolehan kursi DPRD di Lombok Barat dari kaum perempuan, adalah wujud nyata bahwa dalam pentas politik bisa bersaing dalam memberikan kepercayaan terhadap masyarakat.

"Peran legislator Srikandi untuk perwakilan Rakyat di DPRD Lombok Barat tidak boleh dianggap remeh dalam pengambilan keputusan meski minoritas. Intinya, perempuan sudah bisa bersaing dalam dunia politik," ujarnya.


Melihat jumlah srikandi DPR Lombok Barat yang justru berkurang perolehan kursi, hal ini dilatarbelakangi di pemilihan langsung oleh masyarakat saat Pemilu. Selain itu terdapat banyak hal yang menjadi faktor kurangnya keterpilihan kaum perempuan akibat adanya perubahan sistem dalam undang undang politik.

"Walupun secara kuantitas berkurang tapi secara kualitas buktinya perempuan bisa duduk di jajaran pimpinan. Pastilah, dengan berkurangnya kuantitas tentu memang ada pengaruhnya juga," ujarnya seusai Gladi Bersih di Ruang Rapat DPRD 13/08.

Untuk menduduki kursi Dewan lanjut wanita jilbab ini, tentu membutuhkan perjuangan berat yang sangat panjang.  Kaum pempuan hadir dalam politik itu harus dengan waktu yang lama, tidak hanya setahun atau muncul pada saat waktu Pemilu lalu bisa terpilih. Itu sepertinya gak bisa.

Pemerintah pusat sudah mendukung dengan undang undang keterwakilan. Begitu pula dengan partai terlihat sudah banyak yang menempatkan nomer satu, tetapi partisipasi suara di pemilu sepertinya belum banyak yang memadai dalam mewujudkan nawacita perempuan duduk di kursi Dewan.

"Misalnya ada dua orang  teman anggota di Parpol lain di posisi nomer satu. Hanya saja keterpilihan partainya yang belum memenuhi untuk mendapatkan satu kursi, sehingga tidak bisa lolos. Seperti itulah kira kira," urainya.

Dikatakannya, setelah nanti dilakukan pelantikan, segera representatif agar pemilihan alat kelengkapan Dewan tidak dibuat terlalu lama prosesnya. Sebab terbiasa kalau DPR itu terkadang mollor waktu.

"Kedepan dengan pimpinan kaum perempuan, bisa lebih ditata untuk berdisiplin," tegasnya.

Saya selama lima tahun kemarin agak konsen di persoalan miskin. Kita sudah mengesahkan RPJMD dan sudah memenuhi target penurunan angka  kemiskinan. Dengan begitu paling tidak peran sebagai DPR ini memang harus terus kita kontrol dan kita kawal.

"Terlebih nanti saya di posisi pimpinan wakil ketua satu. Insya Allah lebih mudah lagi kita berkomunikasi dengan Kepala Daerah dan Gubernur," pungkas anggota Parpol PKS ini. (IkhW@N)









Download
Peran Legislator Srikandi Dari Parpol PKS, Kontrol Turunkan Kemiskinan

0 Response to "Peran Legislator Srikandi Dari Parpol PKS, Kontrol Turunkan Kemiskinan"

Posting Komentar