Konsistensi Jadi Ketua Dewan, Hj. Nurhidayah Tekan Indisipliner


Ketua DPRD Sementara Hj. Nurhidayah Dari Parpol Gerindra

Usai Pelantikan, Ketua DPRD Lombok Barat Periode 2019 - 2024 Pose Bersama-sama Tiga Orang Anaknya 

Lombok Barat (Insidelobar.com)  - Dalam mengemban tugas dan amanah, menjadi tanggungjawab penuh yang  wajib ditunaikan dengan penuh kejujuran  dan ikhlas. Tugas sebagai wakil rakyat adalah memperhatikan aspirasi rakyat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagimana perintah undang undang.

"Untuk itu, sangat diperlukan dukungan semua pihak dan seluruh masyarakat Lombok Barat agar tugas kami dapat berjalan sesuai dengan harapan kita semua," ujar Ketua Sementara Periode 2019 - 2024 saat diwawancara, Rabu 14/08.

Terlebih kepercayaan partai yang sudah percayakan menunjuk dirinya sebagai Ketua DPRD, sudah barang tentu jatidiri Ketua konsistensinya memberikan kinerja yang optimal. Sebab, beban kerja di pundak Ketua seperti yang dimandat undang undang berdasarkan PP nomor 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib DPRD yaitu pimpinan sementara memiliki tugas antara lain memimpin rapat rapat DPRD, menfasilitasi pembentukan fraksi, menfasilitasi penyusunan rancangan peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD dan memproses penetapan pimpinan DPRD definitif.

"Hal hal tugas ketua semacam ini adalah kewajiban yang harus dilaksanakan," tegas ibu anak ini.

Banyak hal yang harus dibenahi dalam tubuh lembaga terhormat ini kedepan lanjut dia, terkait kinerja, administrasi, kondisi di kantor semuanya harus dilakukan, katanya. Tentu saja hal ini saya ingin anggota DPR dapat  memberikan harapan baru serta memberikan warna dan perubahan baru dibanding sebelumnya.

"Hal hal lain yang tidak mestinya terjadi paling tidak bisa diminimalisir, sebaliknya capaian dan prestasi baik yang pernah ditorehkan akan dipertahankan," pintanya.

Kita berharap kepada anggota yang baru ini agar lebih aktif dan giat serta mengutamakan kedisiplinan menjadi sangat penting. Karena sebagai wakil rakyat harus mendukung kinerja dewan agar lebih produktif.

"Makanya diawalnya nanti, saya akan menekan soal indisipliner ini," ungkapnya.

Soal indisipliner ini kata Hj. Nurhidayah menyangkut etika. Ketika nanti masih ada anggota yang melanggar etika itu pastinya akan diberikan sangsi. Sangsi ini nanti ada Badan Kehormatan yang mempunyai porsi dalam menanganinya.

"BK nanti yang berhak memberikan sangsi kepada pelanggar etika. Bahkan Parpolnya akan disurati. Karena sebenarnya marwah Lembaga terhormat ini harus bisa dijaga nama baiknya," jelas dia.

Terkait gerakan mahasiswa yang menuntut anggota DPR Lombok Barat yang menggiring temuan BPK
tegasnya, kesalahan anggota dalam temuan BPK itu bukan korupsi, karena memang kesalahan itu karena unsur kelalaian dalam kelebihan tiket pesawat serta adanya berkas data yang hilang.

"Perbub kita di Lombok Barat ini harganya 3 juta dua ratus ribu, tapi pas  harga tiket kemarin naik hingga 4 juta. Ini kan bukan ada unsur kesengajaan juga, dengan selisih ini bukan terkait korupsi dan itu yang akan kami kembalikan," cetusnya.

Ditanya mengenai masih  adanya beberapa anggota yang belum mengembalikan kerugian apakah ada tindaklanjutnya atau bagaimana? Saya mendorong Sekretariat untuk bersurat kepada mereka untuk membuat surat pernyataan agar mengembalikan kerugian itu. Entah dengan apa cara mereka membayar, atau mau dicicilkah atau seperempat apa caranya, terutama yang sudah berakhir masa jabatannya yang penting ada kesanggupan untuk membayar.

"Kami akan membuat surat pernyataan siap untuk kembalikan, itu yang menjadi dasar kami," pungkas Politisi Gerindra asal Gunung Sari ini. (IkhW@N)
Download
Konsistensi Jadi Ketua Dewan, Hj. Nurhidayah Tekan Indisipliner

0 Response to "Konsistensi Jadi Ketua Dewan, Hj. Nurhidayah Tekan Indisipliner"

Posting Komentar