Mutasi Jilid 1 Pemkab Lombok Barat , Sisakan 31 Jabatan Lowong

Prosesi Mutasi Jilid 1 Bupati Fauzan Khalid dan Wakil Bupati Hj. Sumyatun Saat Mengambil Sumpah Jabatan

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melaksanakan proses Mutasi Jilid l Bupati dan Wakil Bupati Periode 2019 - 2024. Sebanyak 55 pejabat Eselon ll, lll dan Vl di rolling dengan posisi Pengawas dan Administrator, JPT dan Pengukuhan.

Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid, kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada sebanyak 55 Pejabat Struktural dan Fungsional Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di Aula Kantor Bupati Lobar, Rabu (31/7).

Mutasi itu dilakukan sebagai upaya percepatan pembangunan melalui pengisian disemua jenjang jabatan yang kosong, kata Bupati Limbok Barat Fauzan Khalid.

Prosesi mutasi pada hari ini perjalanannya relatif panjang, dikarenakan harus tetap mengacu pada aturan dengan Undang-Undang Pemilukada tentang Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tidak boleh melakukan mutasi sampai dengan enam bulan pasca pelantikan.

"Kecuali ada izin dari mendagri. Proses izin ini relatif panjang. Proses ini yang sudah kita lakukan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dan akhirnya bisa melakukan  lakukan mutasi sekarang," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab mengusulkan 110 pejabat, namun yang disetujui oleh Mendagri hanya 55 pejabat. Oleh karena itu, pada kesempatan ini juga sudah memerintahkan pak Sekretaris Daerah (Sekda) segera kembali memproses mutasi lanjutan sebanyak 8 OPD yang masih kosong dan akan segera diisi dengan ketentuan yang sama yaitu dengan meminta rekomendasi atau izin dari Mendagri.

"Kami lakukan itu mutasi ini betul-betul merujuk kepada peraturan perundang-undangan dan berdasarkan penilaian yang obyektif dan juga sesuai dengan kemampuan dan keahlian pejabat kita di Kabupaten Lombok Barat," tegasnya.

Sementara Kepala BKD Suparlan menuturkan, mutasi ini menggiring Eselon lll dan eselon Vl terhadap pengawas dan Administrar.

"Untuk Pejabat Eselon lll dan lV yaitu Pengawas dan Administrator sebanyak 47 orang," jelas dia.

Kemudian, untuk mutasi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Eselon ll ada 3 orang diantaranya Kepala DPMPTSP yang dinakhodai H. Dulahir ditempatkan posisi Staf Ahli Bidang Ekonomi. Abdul Manan Kepala Ketahanan Pangan diposisikan sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Budi Darmajaya Kepala Kominfo mengisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Sedangkan yang lainnya terdapat 5 orang yang dikukuhkan. Pengukuhan ini dikarenakan adanya perubahan Nomenklatur.

"5 orang ini tetap, hanya pengukuhan," terangnya.

Dijelaskan, terkait usulan mutasi yang diajukan kata Suparlan, sebanyak 110 orang, namun yang disetujui Mendagri hanya 55 orang saja. Pengawas dan Administrator dan JPT serta Pengukuhan.

Tindaklanjut perintah Bupati lanjutnya, masih ada 23 jabatan yang kosong, itu di luar Eselon ll. Eselon yang di luar ini adalah usulan yang tereliminir mengingat rotasi yang tidak diperbolehkan oleh Mendagri dan dikarenakan harus yang promosi.

"Padahal kami yang tahu teknis pegawai kita di Daerah bukan orang pusat sebenarnya," urainya.

Sementara akhir dari mutasi ini, menyisakan 8 jabatan yang kosong dan ditambah 23 jabatan kosong yang di luar Eselon ll, pungkasnya. (IkhW@N)
Download
Mutasi Jilid 1 Pemkab Lombok Barat , Sisakan 31 Jabatan Lowong

0 Response to "Mutasi Jilid 1 Pemkab Lombok Barat , Sisakan 31 Jabatan Lowong "

Posting Komentar