Desak Tangkap Pelaku Korup K2, ARAK Gedor Pengadilan

Aksi Demo Aliansi Rakyat Anti Korupsi, Desak dan Tangkap Tersangka K2

Dompu (Insidelobar.com) - Gedor Pengadilan Negeri Dompu,  puluhan orang yang tergabung dalam kelompok Aliansi Rakyat Anti Koruspsi (ARAK), melakukan unjukrasa. Aksi dinakhodai korlap Nasarudin  dengan jumlah masa sekitar 50 orang ini, lengkap  menggunakan alat peraga berupa Spanduk, Selebaran dan Sound System, Senin 29/7.

Masa aksi meminta kepada Aparat Penegak Hukum agar melanjutkan proses penanganan Kasus Korupsi CPNS K2 Dompu ke Tahap Penuntutan. Masa menuntut agar segera melakukan penahanan terhadap Tersangka Kasus Koruspi CPNS K2 Dompu yang sudah ditetapkan sebagai Tersangka oleh Kapolda NTB.

Selain itu mereka mendesak, Copot Jabatan kepada pihak terkait, karena dianggap tidak mampu menuntaskan Kasus tindak Pidana Korupsi CPNS K2 Dompu, serta meminta Kepada KPK RI agar segera melakukan Investigasi atas dugaan keterlibatan Oknum Penegak Hukum Kasus Korupsi CPNS K2 Dompu.

Teriakan lantang Nasarudin pada panggung aksi saat itu, meminta kepada KPK RI untuk segera mengungkapkan Praktek Mafia Hukum di Institusi Penegak Hukum Wilayah NTB. Dia  meminta kepada Hakim Tuggal Perkara Pra Peradilan, agar bersinerji bersama-sama dengan pemohon, untuk menuntaskan Kasus Tindak Pidana Korupsi CPNS K2 Dompu.

Meminta kepada Mahkama Agung, Kejagung, Kapolri dan KPK RI untuk mengawal Proses Pra Peradilan Kasus CPNC K2 Dompu di Pengadilan Negeri Dompu juga meminta kepada KPK RI untuk melakukan Penyadapan terhadap Pejabat Utamanya Pemerintah Kabupaten Dompu dan Penegak Hukum yang terlibat dalam Penanganan Kasus Korupsi CPNS K2 Dompu.

"Saya meminta kepada lembaga2 hukum yang ada di NTB ini untuk menindak lanjuti masalah korupsi K2 yang di lakukan oleh Bupati Dompu. H. Bambang M.yasin," teriak Anas.

Sudah 3 tahun lebih lembaga penegak hukum ini melakukan pembiaran terhadap tersangka kasus Korupsi K2. dan sampai sekarang pun bupati dompu belum di tangkap juga jadi ada apa dengan semua penegakan hukum yang ada di NTB ini.

"Apakah daerah NTB ini bebas hukum. tolong bapak Presiden RI untuk membantu kami  meluruskan Hukum di wilyah kami ini NTB ini, tekannya.

Sementara masa aksi Kis menyampaikan, kepada pihak aparat penegak hukum, untuk mengawal kami dalam persidangan pra peradilan sa.at ini, terhadap apa yang dilakukan di pengadilan dan kami memohon kepada pihak Hakim tunggal, untuk bisa memilah yang mana yang salah dan yang mana yang benar.

"Kami sudah sudah memiliki bukti bahwa Bupati bersalah," beber anas.

Sudah di angkat sebagai tersangka oleh Kapolda NTB, tetapi kenapa sekarang berubah. Ada apa dengan hukum ini, herannya. Kuat dugaan, semua aparat penegak hukum di NTB ada main dengan permaslahan K2 . Jadi kita memohon kepada Presiden RI, Kapolri, Kajari, dan M A, agar mendengar dan mengetahui tentang ke ada.an kita di Dompu, bahwa Bupati Dompu H. Bambang M.yasin, sudah di fonis sebagai tersangka, tetapi kenapa sudah 3 tahun lebih satatus sebagai tersangka ini hilang sekejap mata penegak hukum yang ada di NTB ini.

"Kami semua perwakilan yang memberantas Korupsi, akan dan harus terus mengikuti sampai kapanpun aparat penegak hukum yang ada di NTB ini, bisa menyembunyikan permasalahan Korupsi yang di lakukan oleh Bupati," ujarnya.

Mutakun mengingatkan terhadap aparat penegak hukum, untuk berhati-hati dengan permasalahan korupsi K2 ini.

"Hari ini kami hanya butuh kepastian hukum dari pihak penegak hukum, jadi kami meminta untuk secepatnya untuk memberikan kepastian hukum dan hari ini meminta kepada bareskrim untuk membongkar semua permasalahan Korupsi K2 yang telah terjadi di dompu ini," tegasnya.

Rencana masa aksi akan kembali berorasi seandainya pihak hakim tidak memberikan hasil keputusan yang puas dan jelas. (Rijal)
Download
Desak Tangkap Pelaku Korup K2, ARAK Gedor Pengadilan

0 Response to "Desak Tangkap Pelaku Korup K2, ARAK Gedor Pengadilan "

Posting Komentar