Buka Destinasi Baru, Pemda Giat Pementasan Budaya Presean dan Pepaosan



Launching Pementasan Budaya Perawan Di Gedung Budaya Narmada

Lombok Barat (InsideLobar) - Pemda Lombok Barat (Lobar) melalui Dinas pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) melaunching pementasan budaya presean dan pepaosan di gedung budaya Narmada, Minggu 21/7. 

Kepala Pendidikan dan Kebudayaan Lobar mengatakan, Kegiatan seni budaya Presean dan Pepaosan yang pertama kali diadakan ini, digelar secara rutin setiap hari minggu di sejumlah titik seperti di narmada, gerung, Sengigi. Kedepan kesenian Presean dan Pepaosan ini bisa masuk menjadi pelajaran muatan lokal (mulok). 

"Tahun depan pihak pemda menargetkan bisa masuk sebagai pelajaran mulok disekolah," ujarnya. 

Launcing seni budaya Presean dan Pepaosan di gedung budaya narmada dibuka langsung oleh bupati Lobar H Fauzan Khalid didampingi Kadis dikbud M Hendrayadi beserta jajaran serta yayasan inspirasi anak bangsa yang membantu Pemda dalam penataan taman baca. Hadir pula Camat narmada dan Lingsar, para kepsek se kecamatan narmada dan Lingsar. 

"kegiatan seni budaya Presean dan Pepaosan  ini baru pertama kali kita adakan sepanjang  tahun setiap hari minggu di gedung budaya ini dan tempat lain seperti di senggigi, gerung," jelas dia. 

Kegiatan seni Pepaosan jelas dia, yang diketahui sudah masuk menjadi warisan budaya di pusat akan dilaksanakan di taman narmada, pasar seni Sengigi, dan kota gerung. Di narmada dan Sengigi diadakan pukul 10-12 pagi, sedangkan di gerung dilaksanakan malam hari setiap akhir pekan. 

"Kami berupaya agar mementaskan seni budaya ini tidak hanya di hari 17 agustus. Tapi rutin setiap akhir pekan(hari minggu) dan warga bisa datang menyaksikan kesenian ini ke lokasi tersebut," urainya. 

Selian itu lanjut Hendra, target besar yang ingin dicapai sudah barang tentu agar seni Presean dan Pepaosan ini menjadi ilmu dan  diajarkan di sekolah.  Hal tersebut direncana agar seluruh rekan pelaku Presean dan Pepaosan bisa menyusun juklak dan juknis sehingga kesenian ini bisa masuk menjadi mulok tahun depan.  

"Ini juga kami harapkan bisa menjadi Destinasi wista di lobar," paparnya.  

Sementara itu, Bupati lobar, H Fauzan Khalid mengatakan, pihaknya sudah lama merencanakan kegiatan ini.  Pihaknya ingin ada kegiatan budaya rutin dan pasti baik dari sisi waktu, tempat, jenis kesenian sdan budaya yang ditampilkan.

"Kita ingin ada kegiatan budaya yang rutin dan pasti, Baik tempat dan waktu serta jenis kesenian dan budaya budaya yang ditampilkan. Alhamdulillah dinas PDK mempelopori itu " jelasnya.  

Ia berharap kedepan kegiatan ini bisa rutin ditampilkan.  Sebab kata dia sebagai pelaku budaya, penikmat budaya harus mencerminkan budaya sendiri. Bupati sedikit miris dengan adanya budaya yang tidak berasal dari budaya sasak justru banyak disenangi.  Seperti kecimol yang yang nota bene bukan lahir dan tumbuh dari bukan budaya sasak. 

"Kami sangat menyambut baik agar kegiatan ini bisa berkelanjutan dan konsisten serta rutin dilaksanakan, "jelas dia. 

Fauzan meyakini, jika dengan adanya kegiatan ini tidak hanya menghidupkan seni budaya saja akan tetapi,  menghasilkan secara material bagi pedagang, parkir dan para pelaku budaya masyakarat Lobar, pungkasnya. (IkhW@N)
Download
Buka Destinasi Baru, Pemda Giat Pementasan Budaya Presean dan Pepaosan

0 Response to "Buka Destinasi Baru, Pemda Giat Pementasan Budaya Presean dan Pepaosan"

Posting Komentar