Aktifitas Tambang Ilegal, Buruh Tewas Tertimbun Longsor


Lokasi Tambang Ilegal Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar Lombok Barat 

Lombok Barat (Insidelobar.com) - Aktivitas tambang liar yang ada di Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar kemarin (19/7) makan korban. Salime, 50 tahun, warga Desa Selat, Kecamatan Narmada meregang nyawa setelah tertimbun longsoran pasir tambang liar tersebut.

“Mereka nyuri-nyuri untuk galian itu. Padahal kan itu sudah ditutup,” ujar Sekretaris Kecamatan Lingsar Marzuki.

Kejadian berlangsung sekitar Pukul 12.45 Wita. Korban yang diketahui bekerja sebagai buruh ikut ke lokasi galian C bersama mobil Pick Up L 300 yang dikendarai oleh rekannya Kurniawan. Mereka menggunakan kendaraan itu mengisi pasir. Selang beberapa menit, tanah yang mengandung  pasir tersebut longsor seketika. Sehingga korban tertimbun oleh longsoran.

“Korban langsung dibawa ke Puskesmas Suranadi. Dari pihak Puskesmas sudah dinyatakan meninggal,” jelas Marzuki.

Akibatnya, jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka di Desa Selat Narmada. Pihak terkait tengah berupaya menyelesaikan kecelakaan ini secara kekeluargaan. Namun pihak Polsek Lingsar juga ikut turun menangani persoalan ini.

Lokasi tambang galian C ini disinyalir tidak memiliki izin. Biasanya, warga melakukan penambangan dengan menyemprotkan air ke dalam material. Tidak menggunakan alat berat. Informasi dari pihak kecamatan, lokasi area tambang ini dimiliki oleh Erik, warga setempat.

Karena belum mengantongi dokumen perizinan, pihak Trantib Kecamatan, Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Batu Mekar menghentikan aktivitas tambang sementara. “Sat Pol PP juga sudah turun untuk mengecek dan meninjau lokasi tambang tersebut,” tandas Marzuki. (W@N)
Download
Aktifitas Tambang Ilegal, Buruh Tewas Tertimbun Longsor

0 Response to "Aktifitas Tambang Ilegal, Buruh Tewas Tertimbun Longsor"

Posting Komentar